foto

Puluhan truk pengangkut BBM antre untuk pengisian bahan bakar minyak tanah dan premium di Depo Pertamina Tanjung Wangi, Jawa Timur (29/9). Diperkirakan stok BBM selama Ramadhan dan Lebaran di wilayah Jember, Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi teta

Tahun Ini Tak Ada Pembatasan BBM

TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pembatasan bahan bakar minyak bersubsidi belum bisa diterapkan pada tahun ini. Sebab, kebijakan ini terhalang oleh faktor global seperti harga minyak dunia yang terus meningkat.

"Kalau kita push ke Pertamax dalam kondisi harga minyak seperti ini akan sulit," kata Hatta di Jakarta, Rabu 4 Mei 2011.

Hatta mengatakan kebijakan pemerintah masih pada tahap sosialisasi agar konsumsi bahan bakar minyak diperhemat. Pemerintah juga tengah bersosialisasi agar konsumsi Pertamax tidak beralih ke premium, menanggapi tingginya harga Pertamax.

Menurut Hatta, terdapat tiga hal yang harus diperhatikan sebelum membatasi BBM bersubsidi. Pertama, daya beli masyarakat. Ia menjelaskan daya beli akan menjadi tolok ukur pemerintah menghitung subsidi bahan bakar yang tepat sasaran.

Kedua, lanjut Hatta, kemampuan fiskal untuk menghadapi harga minyak dunia yang terus meningkat. Ketiga, suplai bahan bakar tetap lancar ke seluruh wilayah. "Menjaga kuota BBM yang sudah ada," ucapnya.

Untuk menerapkan ketiga hal ini dibutuhkan waktu yang cukup. Tidak memfokuskan perhatian pada satu gejala yang timbul.

Namun, Hatta menegaskan pemerintah tetap berupaya mencari jalan keluar terhadap masalah bahan bakar ini. Meski begitu, pemerintah tidak akan memberi subsidi pada Pertamax karena akan menghambat pembangunan infrastruktur. "Bisa terjadi distorsi," ucapnya.

TRI SUHARMAN