Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bea-Cukai Gagalkan Penyelundupan Sepatu

image-gnews
Agung Kuswandono (kiri). TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Agung Kuswandono (kiri). TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Iklan

TEMPO Interaktif, Jakarta - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil menyelamatkan ribuan pasang sepatu senilai Rp 5,16 miliar yang hendak dikeluarkan secara ilegal dari kawasan berikat Merak, Banten. Sepatu tersebut milik bekas perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat, PT PW.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Agung Kuswandono dalam keterangan tertulis, Rabu (4/5), mengatakan, penindakan dilakukan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Madya Pabean Merak. Barang bukti yang disita berupa sepatu merek MBT sebanyak 430 karton.

Setiap karton berisi 12 pasang sepatu. Sehingga totalnya sebanyak 5.160 pasang sepatu. “Sepatu tersebut dikeluarkan tanpa dokumen atau persetujuan petugas Bea – Cukai, dan dilakukan pada malam hari,” kata Agung.

Dia memaparkan upaya pengeluaran ribuan pasang sepatu impor secara ilegal itu dilakukan oleh seorang laki-laki berinisial KYJ dari PT PW pada 21 April 2011.
Awalnya, petugas Pencegahan dan Penindakan Kantor Bea Cukai Pabean Merak menerima informasi adanya pengeluaran barang ilegal dari PT PW. Petugas lantas melakukan pemeriksaan ke lapangan.

Kemudian diketahui bahwa barang-barang yang dikeluarkan dari perusahaan tersebut telah sampai dan sedang dibongkar di sebuah gudang di daerah Balaraja, Tangerang.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan petugas Bea-Cukai Banten dan Tangerang untuk menindak gudang tersebut. Sekitar pukul 01.00 WIB, petugas terjun memeriksa barang yang dibongkar di gudang.

Dari hasil pemeriksaan diperoleh sepatu sebanyak 430 karton yang dikeluarkan tanpa persetujuan petugas Bea - Cukai. Barang bukti kemudian dibawa ke gudang di bawah pengawasan petugas.

Pelaku KYJ dikenai tuduhan melanggar Pasal 102 Huruf (f) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar.

Adapun perkiraan pengenaan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor yang tidak dibayarkan kepada negara dalam upaya penyelundupan ini adalah sebesar Rp 4,28 miliar. “Sampai saat ini tersangka masih dalam penyelidikan."

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Agung baru diangkat menjadi Direktur Jenderal Bea dan Cukai pada 25 April. Belum genap dua pekan bekerja, pria 44 tahun ini bersama anak buahnya sudah menggagalkan penyelundupan di beberapa daerah.

Misalnya, penyelundupan heroin di Teluk Betung, Sumatra Utara; penyelundupan sabu di Bandara Soekarno Hatta, penyelundupan di Semarang, Balikpapan, dan Belawan, Medan.

Jauh sebelum menjabat direktur jenderal, pada 2007 Agung pernah menyita 17 helikopter milik anak usaha Bukaka, PT Air Transport Services; menyegel peti kemas berisi 36 ribu pasang sepatu Yonex, serta menahan tiga sedan mewah di Pelabuhan Tanjung Priok.

IQBAL MUHTAROM | EFRI RITONGA


 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tanggapan Lion Air Terkait Penangkapan 2 Karyawan dalam Kasus Penyelundupan Narkoba Jalur Udara

13 jam lalu

Corporate Communication Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantono, memberikan keterangan terkait pelaporan perundungan yang dilakukan terhadap Pilot Loin Air, di Kantor Pusat Lion Air, Jakarta. 30 Agustus 2018. TEMPO/Chitra Paramaesti.
Tanggapan Lion Air Terkait Penangkapan 2 Karyawan dalam Kasus Penyelundupan Narkoba Jalur Udara

Manajemen Lion Air angkat bicara terkait informasi penangkapan dua karyawan maskapai itu dalam kasus penyelundupan narkoba melalui jalur udara.


Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu dari Malaysia, Pelaku yang Menyamar Nelayan Diupah Rp 10 Juta per Kg

1 hari lalu

Ilustrasi Sabu. TEMPO/Amston Probel
Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu dari Malaysia, Pelaku yang Menyamar Nelayan Diupah Rp 10 Juta per Kg

Bareskrim Polri menangkap lima tersangka tindak pidana narkotika saat hendak menyeludupkan 19 kg sabu dari Malaysia melalui Aceh Timur.


Warga Israel Mengaku Tak Bersalah atas Penyelundupan Peluru dan Senjata di Malaysia

6 hari lalu

Ilustrasi senjata api. ANTARA FOTO
Warga Israel Mengaku Tak Bersalah atas Penyelundupan Peluru dan Senjata di Malaysia

Warga Israel yang diidentifikasi sebagai Shalom Avitan terancam hukuman mati karena perdagangan senjata api ilegal.


Berkas Perkara 3 WNA yang Selundupkan Pengungsi Rohingya ke Aceh Sudah P21, Kejari Susun Dakwaan

17 Februari 2024

Tiga tersangka tindak pidana penyelundupan imigran Rohingya di Kantor Kejari Aceh Besar di Aceh Besar. ANTARA/HO-Kejari Aceh Besar
Berkas Perkara 3 WNA yang Selundupkan Pengungsi Rohingya ke Aceh Sudah P21, Kejari Susun Dakwaan

Setiap pengungsi Rohingya diharuskan membayar 100 ribu taka atau setara Rp 15,7 juta kepada 3 tersangka untuk pergi ke Indonesia.


Divonis 6 Tahun Bui karena Selundupkan Kokain, Atlet Sepak Bola Quincy Promes Siap Banding

16 Februari 2024

Penyerang Belanda, Quincy Promes, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Jerman dalam pertandingan League A, UEFA Nations League di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, 20 November 2018.  REUTERS/Leon Kuegeler
Divonis 6 Tahun Bui karena Selundupkan Kokain, Atlet Sepak Bola Quincy Promes Siap Banding

Quincy Promes dalam pengadilan in absentia divonis hukuman enam tahun penjara sebuah skema penyelundupan kokain ke Belanda


Polisi Spanyol Gagalkan Penyelundupan 8 Ton Kokain

13 Februari 2024

Ilustrasi narkoba. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Polisi Spanyol Gagalkan Penyelundupan 8 Ton Kokain

Kepolisian menyita delapan ton kokain dalam sebuah wadah yang disamarkan sebagai genset. Ini adalah salah satu penangkapan kokain terbesar.


Bea Cukai Batam Gagalkan Penyeludupan Minuman Beralkohol dari Singapura Senilai Hampir Rp 7 Miliar

1 Februari 2024

Penampakan mikol selundupan dari Singapura yang diamankan petugas BC Batam. Foto : Humas BC Batam
Bea Cukai Batam Gagalkan Penyeludupan Minuman Beralkohol dari Singapura Senilai Hampir Rp 7 Miliar

Sampai saat ini petugas Bea Cukai Batam terus melakukan pemeriksaan terhadap temuan penyelundupan minuman beralkohol itu.


Jaksa Agung Sebut 70 Persen Tindak Kejahatan Berasal dari Laut

13 Januari 2024

Jaksa Agung ST Burhanuddin saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 November 2023. Dalam rapat dengan Komisi III DPR RI yang membahas persiapan pengamanan dan penegakan hukum dalam rangka Pemilu serentak 2024 tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis
Jaksa Agung Sebut 70 Persen Tindak Kejahatan Berasal dari Laut

Jaksa Agung mengatakan 13 lembaga yang memiliki kewenangan di laut, masih belum mampu menjaga perarian Indonesia.


Kontroversi Polemik Pengungsi Rohingya di Aceh Sejak November 2023

4 Januari 2024

Sejumlah imigran etnis Rohingya kembali mendarat  di pantai desa  Ie Meule, kecamatan Suka Jaya, Pulau Sabang, Aceh, Sabtu 2 Desember 2023.  Sebanyak 139 imigran etnis Rohingya terdiri dari laki laki,  perempuan dewasa dan anak anak menumpang kapal kayu kembali mendarat di Pulau Sabang, sehingga total jumlah imigran di Aceh tercatat  sebanyak 1.223 orang. ANTARA FOTO/Ampelsa
Kontroversi Polemik Pengungsi Rohingya di Aceh Sejak November 2023

Keberadaan pengungsi Rohingya di Aceh menuai polemik. Berikut beberapa catatan kontroversi penanganannya yang terjadi sejak November 2023


21 ABK WNI Ditahan Cina, Keluarga Minta Tolong Presiden Jokowi

29 Desember 2023

Ilustrasi ABK. ANTARA
21 ABK WNI Ditahan Cina, Keluarga Minta Tolong Presiden Jokowi

Sebanyak 21 ABK WNI ditahan di Cina atas dugaan penyelundupan daging beku. Keluarga ABK WNI itu minta pertolongan Presiden RI