foto

Kantong darah yang tersimpan di bank darah. (telegraph)

Kekurangan Darah, PMI Jember Berburu Donor ke Desa  

TEMPO Interaktif, Jember - Semakin tingginya kebutuhan darah dan minimnya pendonor membuat kantor Palang Merah Indonesia Jember, menurunkan petugas ke desa-desa untuk mencari donor darah.

Menurut Wakil Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Jember, dr. Dudung Ari Rusli, masih minimnya jumlah pendonor aktif ini karena kurangnya kesadaran masyarakat, terutama di pedesaan.

Juga karena sosialisasi masih kurang. "Kita masih memiliki sekitar enam ribu pendonor aktif dan loyal, masih jauh dari target minimal dua persen dari jumlah penduduk Jember," katanya di sela acara "Gerakan Donor Darah Berbasis Desa", Rabu, 4 Mei 2011.

Padahal, setiap bulan kebutuhan kantong darah di UTD PMI Jember sebanyak 1.200-1.500 kantong. Selain itu, PMI Jember juga memasok hingga 1000 kantong ke daerah lain di sekitarnya, seperti Kabupaten Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi, dan Situbondo.

Program donor berbasis desa itu diharapkan bisa memenuhi stok kantong darah. "Kami berharap bisa minimal kita dapatkan 50 pendonor di tiap desa dari 224 desa/kelurahan di 31 kecamatan di Jember," kata Dudung.

Para pendonor dari desa itu, kata dia, akan dijadikan donor on call lewat kepala desa dan camat. Mereka bisa dipanggil sewaktu-waktu ketika darahnya dibutuhkan, terutama oleh warga yang sakit yang berasal dari desa/kelurahan atau kecamatan yang sama.

Ketua PMI Jember, Sandi Suwardi Hasan, mengakui kesulitan mencari pendonor selama ini karena kebanyakan warga desa masih takut menyumbangkan darahnya. "Masih harus dijelaskan secara meyakinkan bahwa mendonorkan darah itu tidak akan mendatangkan penyakit atau merugikan," katanya. Apalagi, lanjut dia, selama ini sekitar 30 persen stok darah PMI Jember atau sekitar empat ribu kantong dalam setiap bulan, digunakan oleh pasien dari pedesaan.

Data yang diperoleh Tempo di UTD PMI Jember menyebutkan hingga saat ini jumlah pendonor mencapai 12.000 orang. Dari jumlah itu, hanya separuh yang tergolong pendonor aktif dan loyal. Adapun jumlah warga Kabupaten Jember kini mencapai 2,3 juta jiwa.

MAHBUB DJUNAIDY