TEMPO/Arnold Simanjuntak
Topik
Tingkat Pengangguran di Banten Meningkat
TEMPO Interaktif, Serang - Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Banten mengalami kenaikan sebanyak 18.466 orang, dari 678.617 orang pada Februari 2010 menjadi 697.083 orang pada Februari 2011. Walaupun TPT ini bertambah, namun secara persentase TPT di Banten dinyatakan turun dari 14,16 persen menjadi 13,50 persen pada periode 2011.
Kepala Bidang Statistik Sosial, Badan Pusat Statistik Provinsi Banten Bambang Luarso menyatakan, meningkatnya TPT ini juga salah satunya dipengaruhi oleh peningkatan jumlah angkatan kerja di Provinsi Banten sebanyak 372.704 orang. "Jumlah angkatan kerja pada 2011 ini mengalami peningkatan, dari 4.791.977 pada Februari 2010 menjadi 5.164.681 pada Februari 2011," kata Bambang Luarso, Kamis 5 Mei 2011.
Menurut Bambang, penduduk yang menganggur didominasi oleh yang mempunyai ijazah SMA/sederajat. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada level pendidikan tersebut mencapai angka 19,73 persen. "Hal ini diduga karena lapangan pekerjaan yang tersedia di Banten belum mensyaratkan tingkat pendidikan tinggi," katanya.
Pada Februari 2011 ini juga, untuk jumlah orang yang bekerja masih didominasi oleh pekerja pada jenjang pendidikan SD ke bawah yaitu sebesar 1.961.503 orang (43,9 persen), sedangkan jumlah pekerja dengan pendidikan tinggi (minimal tamatan diploma) masih relatif kecil yaitu sebesar 488.521 orang (10,9 persen).
Bambang mengatakan, selama periode Februari 2010 - Februari 2011, jumlah penduduk yang bekerja mengalami peningkatan hampir di semua sektor, kecuali sektor Industri dan sektor Angkutan, Pergudangan dan Komunikasi.
Dilihat dari sisi penyerapan tenaga kerja didominasi oleh sektor perdagangan yang menyerap 1.099.019 orang atau 24,6 persen dari jumlah penduduk yang bekerja. Untuk sektor yang tertinggi kedua yaitu Jasa Kemasyarakatan dan Perorangan yang menyerap pekerja sebanyak 910.458 orang atau 20,4 persen.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Eutik Suharta mengatakan pihaknya terus berupaya mengatasi masalah pengangguran di Banten. Salah satunya melalui kegaiatan job fair atau pameran bursa tenaga kerja yang diselenggarakan rutin setiap tahunnya.
Kegiatan job fair yang dilakukan Disnakertrans ini, kata Eutik, akan melibatkan dunia usaha yang ada di Banten. "Kita akan melaksanakan job fair tahun ini pada 12-14 Mei, kita menyediakan sebanyak 15 ribu lowongan kerja dengan melibatkan 50 perusahaan yang ada di Banten," katanya.
WASI''UL ULUM





