AP/Lee Jin-man
Samsung Salip Nokia
TEMPO Interaktif, Jakarta - Nokia kini perlu waspada. Produsen ponsel asal Finlandia yang dahulu dikenal dengan julukan sebagai ponsel sejuta umat kini mulai terancam posisinya.
Menurut laporan International Data Corporation (IDC), penjualan ponsel Nokia di kawasan Eropa Barat mulai tergusur oleh Samsung. Dalam penelitian pada kuartal pertama tahun ini, IDC menyatakan popularitas Nokia mulai menurun sejak vendor ponsel ramai-ramai membuat telepon pintar.
Padahal, Nokia telah merajai pasar ponsel di kawasan tersebut sejak tahun 1999. Hal ini dimulai dengan penjualan Nokia 3210 yang berhasil terjual hingga 160 juta unit. Nokia juga dipandang sebagai ponsel yang mempopulerkan game ular yang meliuk-liuk atau Snake.
Tahun lalu, pangsa pasar ponsel yang dikuasai Nokia di wilayah Eropa Barat tumbuh sebesar 32,7 persen, sementara tahun ini turun menjadi 27,9 persen. Adapun Samsung yang tahun lalu pertumbuhannya mencapai 29,1 persen kini naik menjadi 29,3 persen.
Sementara perusahaan lain, seperti Research in Motion yang membuat ponsel BlackBerry, HTC, dan Apple dengan iPhone mulai tumbuh secara perlahan. Menurut IDC, pertumbuhan vendor ponsel itu karena mereka fokus untuk membuat smartphone dengan platform buatan sendiri atau mengadopsi sistem operasi Android dari Google.
Untuk mengukuhkan posisinya sebagai vendor ponsel nomor satu dunia, IDC memperkirakan kerja sama antara Nokia dan Microsoft untuk menggunakan sistem operasi Windows Phone 7 sangat mungkin berhasil. Meskipun hingga kini, penjualan ponsel dengan platform Windows Phone 7 juga tidak sebanyak ponsel Android.
TELEGRAPH|RINI K





