Topik
Infografis
Jalan Layang Merak Diresmikan
TEMPO Interaktif, Mecat - Untuk mengurai kemacetan arus keluar masuk transportasi di Merak pemerintah meresmikan pembangunan jalan layang Merak. Jalan layang terdiri dari dua jalur yaitu Merak-Pulorida, dan jalur ISDP-Merak-Jakarta. Di pelabuhan Merak tercatat per harinya terdapat 3.000 kendaraan yang melintas.
Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto menyebutkan pembangunan jalan layang bisa meningkatkan arus barang dan manusia dari Jawa ke Sumatera dan sebaliknya. "Kami berharap pembangunan ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitarnya," ujar Joko, Selasa, 10 Mei 2011.
Pembangunan sudah dilakukan sejak Oktober 2009. Pembangunan dikerjakan oleh kontraktor Jepang, Tokyu dan Waskita Karya dengan nilai kontrak Rp 76,5 miliar. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa dalam sambutan menyebut pembangunan jalan layang merupakan bentuk komitmen pemerintah mewujudkan rencana induk pembangunan ekonomi.
"Pembangunan Merak merupakan pintu gerbang terhubungnya Jawa dan Sumatera," ujarnya.
Menurut Hatta pembangunan jalan hanya membuka satu titik sumbatan. Masih perlu kerja keras untuk menyiapkan manajemen Merak dan Bakauheni sebelum pembangunan Jembatan Selatan Sunda. "Jalan layang harus berhasil memecah antrean panjang di Merak," ujarnya. Kalau terjadi kemacetan akan ada lonjakan harga yang berimbas pada inflasi.
IRA GUSLINA





