TEMPO/Ishomuddin
Topik
Selasa, 10 Mei 2011 | 19:19 WIB
Warga Madiun Kembali Temukan Arca
TEMPO Interaktif, Madiun - Sebuah benda purbakala berupa arca kembali ditemukan warga di Dusun Jomblangbetek, Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Arca tersebut terbuat dari pahatan batu berbentuk patung perempuan dengan kedua tangan menengadah dan kaki bersila. Tinggi arca sekitar 40 sentimeter dengan lebar sekitar 20 sentimeter.
Saat ditemukan, arca ini berada menempel tepat di depan pahatan batu berbentuk miniatur seperti atap rumah dengan ukuran tinggi sekitar 50 sentimeter, panjang 70 sentimeter, dan lebar 30 sentimeter. Beberapa bagian miniatur atap rumah itu sudah patah karena lapuknya usia benda. Belum diketahui jenis atau nama arca dan makna dari arca beserta pahatan miniatur atap rumah tersebut.
Arca ini pertama kali ditemukan Senin 9 Mei 2011 oleh dua warga setempat, Sadji, 51 tahun, dan Sumarji, 35 tahun. “Saat itu saya sedang mencangkul tanah untuk membuat saluran air dari sawah yang airnya merembes dan meluber ke jalan,” jelas Sadji saat ditemui di rumahnya Selasa 10 Mei 2011.
Sadji menggali lahan dekat Sungai Jomblang yang berada di selatan jalan yang sedang diperbaiki. Setelah menggali dengan kedalaman sekitar 70 sentimeter, cangkulnya tiba-tiba menghantam sebuah batu bata berukuran lebih besar dari batu bata sekarang. Diduga batu bata itu merupakan batu bata kuno. Melihat batu bata kuno ini semakin membuatnya penasaran. Setelah digali, ternyata ditemukan sebuah patung yang dari batu yang dianggap sebagai arca. “Waktu ditemukan, posisi arca menghadap ke timur laut,” jelas Sadji.
Petugas Penilik Kebudayaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Saradan Adhi Purnomo memperkirakan arca tersebut merupakan bagian dari situs Mangiran yang ada di wilayah sekitar. “Lebih validnya dan yang berwenang adalah Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Mojokerto. Kami akan melaporkan temuan arca ini ke BP3,” jelasnya saat melihat temuan arca. Ia tak bisa menyebutkan jenis atau nama arca tersebut.
Sebelumnya, di desa setempat juga ditemukan dua buah arca yakni Arca Jaladwara pada 12 Februari 2010 dan Arca Lingga Yoni pada 8 Maret 2010. Kedua arca tersebut diperkirakan dari situs candi di Desa Sebayi, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, yang hanyut terbawa arus sungai dan sudah terpendam lama. Kedua arca tersebut diperkirakan dibuat di abad XIV sampai XVI jaman Kerajaan Majapahit dan digunakan untuk perlengkapan persembahyangan.
ISHOMUDDIN





