Topik
Mobil Pengisi ATM Dirampok di Jakarta Timur
TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebuah mobil pengisi uang Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik PT Armorindo Arta dirampok ketika sedang mengisi ATM di Apotek Tania di Pondok Kopi, Jakarta Timur, tadi malam. Kepala Polsek Duren Sawit Komisaris Titik Setyowati mengatakan mobil Daihatsu Grand Max yang dikemudikan Yunizar Simbolon itu dirampok ketika akan mengisi ATM BCA di empat tempat di Pulo Gadung dan Pondok Kopi, Jakarta Timur.
Yunizar ditemani Hendrik Gunawan dan Ahmad Suwarto, anggota satuan petugas pengamanan, dan Zulfikar, petugas pengisian uang. Saat mengisi ATM BCA di Buaran, seseorang berseragam Brimob meminta untuk menumpang ke Jalan Pramuka. "Saat akan melanjutkan perjalanan, sopir menyerahkan kemudi kepada Hendrik dengan alasan capek," kata Titik. Mobil pun melanjutkan perjalanan dan mengisi ATM di Giant Pondok Gede dan tiga ATM di wilayah Duren Sawit.
Ketika mengisi ATM BCA di Apotek Tania Pondok Kopi sekitar pukul 21.30, seorang satpam, Zulfikar, dan Yunizar turun membawa sekantong uang untuk ATM itu. Tiba-tiba, penumpang berseragam Brimob membawa kabur kendaraan itu dengan Hendrik masih di dalam mobil. Semua saksi yang berada di luar mobil mengaku tidak mendengar teriakan Hendrik saat mobil dibawa kabur. Kejadian ini dilaporkan ke Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur, sekitar pukul 22.00.
Pada pukul 00.00 anggota Polsek Duren Sawit menemukan mobil itu di Jati Bening, Pondok Gede, Jakarta Timur. "Di dalam mobil ada sekuriti dalam keadaan terluka," kata Titik.
Perampok membawa kabur uang sebesar Rp 460 juta dalam satu kantong. "Sisanya enam karung yg berjumlah 1,9 miliar sudah diamankan," ujarnya.
Kini, empat awak mobil sudah diperiksa oleh penyidik Polsek Duren Sawit. Polisi menyatakan keempat orang itu lalai dalam bekerja. "Ada unsur kelalaian standar operasional, menyalahi prosedur, harusnya mereka tidak menaikkan polisi di jalan," ujar Titik. Polisi kini sedang mengejar orang berseragam Brimob itu.
INDRA WIJAYA





