Ilustrasi: TEMPO/Mahfoed Gembong
Kasus Anggota TNI Tikam Warga Masih Diusut
TEMPO Interaktif, Jayapura - Peristiwa penikaman seorang warga, Derek Adii, oleh anggota TNI di Pelabuhan Laut Nabire, Papua Barat, masih diusut. Korban ditikam di bagian atas mata dan diduga ditenggelamkan di laut hingga tewas.
“Itu karena dia mabuk, biasalah orang mabuk, karena ditegur anggota kita dan dia juga melawan, akhirnya terjadi peristiwa itu,” kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII Cenderawasih Letnan Kolonel Inf Ali Hamdan Bogra, Senin, 16 Mei 2011.
Ali membantah korban sengaja ditenggelamkan oleh Serka HA yang diduga sebagai pelaku. “Tidak, dia itu terpeleset dan akhirnya terjatuh, masalah ini sementara ditangani Kodim Manokwari,” ujarnya.
Sementara itu, dalam rilis yang diterima Tempo, Sekretariat Keadilan dan Perdamaian (SKP) Gereja Kingmi Papua di Nabire menyebutkan korban dikeroyok sekitar enam anggota TNI di tangga KM Labobar, Sabtu, 14 Mei 2011 malam. Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka serius pada wajah. Korban ditemukan keesokan harinya sekitar pukul 08.15 WIT tidak jauh dari dermaga. Keluarga korban kemudian melarikan jenazah ke RSUD Siriwini Nabire.
“Ada luka tikam di alis mata sampai di telinga, Otak kecil hancur, bibir di bawah sobek dan mengeluarkan darah,” ujar Yones Douw, Koordinator SKP Kingmi Nabire dalam rilisnya.
Insiden itu berawal ketika Derek yang ditemukan mabuk berbuat onar di atas kapal. Saat ditegur tentara, ia melawan dan akhirnya terjadi perkelahian. “Anggota kami membela diri dan korban terkena sangkur, ia mabuk jadi jatuh ke laut,” kata Ali.
Sementara, versi SKP Gereja Kingmi Papua di Nabire menyebutkan korban berada dalam kerumunan warga yang hendak naik ke atas kapal. Saat itu, ia sempat menegur sejumlah tentara karena tidak mendahulukan warga sipil naik ke dalam kapal. Tak menerima teguran itu, Derek kemudian dihajar. “Dia tidak mabuk, juga tidak tahu meminum minum keras,” kata Yones Douw.
Akibat peristiwa itu, warga Manokwari sempat melakukan tindakan anarkis memprotes aksi oknum anggota Kodim 1705 Nabire dengan merusak Pelabuhan Laut Manokwari, Minggu, 15 Mei 2011 sore. Warga yang marah memecahkan kaca ruang tunggu. Aksi itu dihentikan kepolisian yang datang ke lokasi.
JERRY OMONA





