Topik
Infografis
Sri Lanka Bebaskan 858 Tahanan
TEMPO Interaktif, COLOMBO - Sri Lanka hari ini, Selasa (17/05), membebaskan 858 tahanan untuk menyambut hari raya Waisak, hari terpenting dalam kalender agama Buddha, yang jatuh hari ini.
Menurut Komisioner Asoka Hapuarachchi, Presiden Mahinda Rajapakse mengabulkan permohonan untuk membebaskan 13 perempuan dan 845 laki-laki yang ditahan di 29 penjara di seluruh Sri Lanka. "Kami membebaskan tahanan yang melakukan sedikit pelanggaran dan beberapa orang yang sudah lama mendekam di penjara," kata Hapuarachchi kepada AFP yang dikutip situs Asiaone.
Adapun tahanan yang merupakan tokoh terkemuka negeri itu, seperti bekas kepala militer yang juga kandidat presiden yang kalah Sarath Fonseka, tidak termasuk dalam daftar tahanan yang bisa menghirup udara bebas. Fonseka ditahan dua pekan setelah kalah dalam pemilihan presiden Januari tahun lalu. Baru-baru ini pengadilan perang memvonisnya 30 bulan penjara setelah dinyatakan bersalah menyalahgunakan kekuasaannya saat menjabat panglima militer.
Fonseka sejatinya panglima militer yang memimpin perang melawan pemberontak Macan Tamil hingga kelompok itu kalah pada Mei 2009. Kemenangan ini mengakhiri perang separatis yang melanda Sri Lanka selama 37 tahun.
ASIAONE | SUNARIAH





