foto

Pasukan TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) saat upacara pemberangkatan di Mabes TNi Cilangkap, Jakarta, Kamis (11/11). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Pasukan Perdamaian Negara ASEAN Bakal Pakai Bendera ASEAN

TEMPO Interaktif, Jakarta - Pasukan perdamaian  negara-negara anggota ASEAN nantinya akan berangkat dengan bendera ASEAN. "Sehingga kehadiran ASEAN dalam misi PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) akan lebih tinggi profilnya dan ini tentu akan meningkatkan pamor ASEAN," ujar Deputi Sekretaris Wakil Presiden Bidang Politik Dewi Fortuna Anwar di Kantor Wakil Presiden, Rabu 18 Mei 2011.

Menurutnya, selama ini sesungguhnya banyak negara anggota ASEAN yang mengirimkan tentaranya untuk pasukan perdamaian. Setidaknya, ada sekitar lima ribu personel yang kini menjaga perdamaian di banyak negara. "Tapi tidak kelihatan jumlah yang besar ini, karena masing-masing bawa bendera sendiri-sendiri," ucapnya.

Dewi mengatakan penggunaan bendera ASEAN itu selaras dengan misi ASEAN menjadi komunitas kawasan yang berperan dalam komunitas global. Ia yakin ASEAN bakal lebih berperan dalam kegiatan perdamaian dunia.

Adapun di dalam ASEAN, kerja sama lebih erat di bidang pertahanan dijalin dalam koordinasi penanggulangan bencana. Serta, koordinasi dalam mengantisipasi ancaman non-tradisional seperti menghadapi perompak dan kegiatan ilegal di perairan.

Langkah awal telah dilakukan dengan kerja sama militer di bidang kemanusiaan. Salah satunya, latihan penanggulangan bencana ASEAN Regional Forum Disaster Relief Exercise pada Maret lalu di Manado, Sulawesi Utara, di mana negara-negara anggota ASEAN bersama-sama ikut serta.

BUNGA MANGGIASIH