Lee Hsien Loong. AP/Wong Maye-E
Topik
Kamis, 19 Mei 2011 | 05:46 WIB
PAP Kalah Pemilu, Singapura Rombak Kabinet
TEMPO Interaktif, Singapura - Perdana Menteri Singapura kemarin mengumumkan perubahan susunan kabinet hasil pemilihan umum awal Mei lalu. Akibat kekalahan telak partai penguasa, yakni People''s Action Party (PAP), 11 dari 14 kementerian diisi wajah-wajah baru.
“Mereka memiliki dedikasi, tinggal di Singapura, membangun bangsa ini, meningkatkan standar hidup, dan memungkinkan generasi mendatang menikmati hidup lebih baik untuk mengubah Singapura,” kata Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, saat mengumumkan kabinet baru.
Kekalahan PAP dalam pemilu tersebut memakan korban, yakni lengsernya George Yeo, 56 tahun, dari kursi Menteri Luar Negeri. Penggantinya, K. Shanmugam, 52 tahun, yang menjabat Menteri Hukum. Shanmugam akan memegang dua jabatan ini.
Perolehan suara yang paling buruk dalam sejarah PAP, yakni 60 persen, membawa Tharman Shanmugaratnam, 54 tahun, menempati posisi Menteri Keuangan yang juga mengurusi masalah sumber daya manusia. Ini posisi kunci seiring meningkatnya isu masalah buruh dan ekonomi yang tertekan dengan tumbuhnya sentimen anti-imigran.
Asisten profesor dari Universitas Nasional Singapura, Reuben Wong, menilai kabinet ini merupakan yang paling dramatis sepanjang sejarah Singapura. Pasalnya, ada pergantian 11 dari 14 menteri. “Satu hal yang dapat kami katakan adalah mereka sungguh-sungguh serius mengenai peremajaan kabinet,” kata Reuben. “Keseluruhan mereka merespons banyaknya ketidakbahagiaan publik.”
Kabinet baru in akan diambil sumpahnya pada Sabtu mendatang oleh Presiden S.R. Nathan di Istana Negara.
Perolehan suara PAP terus menurun sejak pemilihan umum 2001. Pada tahun itu PAP memperoleh 75 persen, lalu pada 2006 sebesar 67 persen, sedangkan pada 2011 meraih 60 persen suara.
STRAITS TIMES | AP | MARIA RITA





