Topik
Rangkaian Baterai di Kampung Melayu Bukan Bom
TEMPO Interaktif, Jakarta - Polisi tidak menemukan unsur bahan peledak dalam bungkusan benda yang telah diledakkan di kolong jembatan layang Kampung Melayu, Jakarta Timur, Minggu 22 Mei 2011. Sebelumnya bungkusan benda itu dilaporkan warga sebagai benda yang dicurigai bom.
Rencananya Kepolisian Resor Jakarta Timur akan mengirim sisa-sisa benda tersebut ke Pusat Laboratorium Forensik Markas Besar Kepolisian RI, besok. “Tadi sudah langsung diceraiberaikan, sisanya akan dikirim ke Labfor, besok,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Timur Komisaris Bustoni Purnama.
Benda mencurigakan itu sendiri telah dinyatakan bukan bom oleh Tim Gegana yang segera datang ke lokasi, setelah mendapat laporan dari warga, sore tadi. Pelapor mencurigai sebuah paket yang teronggok di bawah jembatan layang Kampung Melayu dan menghubungi polisi. “Diduga bom tapi bukan, hanya kabel-kabel dan dua buah baterai,” ujar Bustoni.
Polres Jakarta Timur hari ini juga mendapat laporan kasus bahan peledak lainnya. Sebanyak empat granat nanas aktif ditemukan di rumah seorang warga di Jatinegara Kaum. Bustoni mengatakan benda-benda yang ditemukan pemilik rumah saat menggali sumur itu langsung diamankan oleh Tim Gegana. “Semua granat sudah langsung dibawa,” katanya.
PUTI NOVIYANDA





