foto

TEMPO/Dasril Roszandi

Hatta Kukuh Belum Ada Rencana Menaikkan Harga BBM  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Perpindahan pengguna Pertamax ke Premium terjadi sejak kuartal pertama tahun ini. Tak ada data memang. Namun, antrean di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) memperkuat dugaan tersebut. Selisih harga yang hampir dua kali lipat menjadi alasan utama pelanggan berpaling dari Pertamax.

Harga Pertamax saat ini menyentuh Rp 9250, sedangkan Premium masih Rp 4500. "Tapi, kami belum sampai pada keputusan untuk menaikkan harga,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di kantornya, di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin, 23 Mei 2011.

Pemerintah, kata Hatta, memang akan terus menjaga agar kondisi fiskal tidak jebol akibat subsidi yang terus membengkak. Yang saat ini baru dipikirkan pemerintah adalah menjaga kuota BBM bersubsidi agar tidak terus membengkak. “Kalau tidak dicegah kan bisa over, maka kami jaga kuotanya. Memang itu tidak gampang, tapi akan diupayakan, minggu depan kami bahas,” kata Hatta.

Menurut Hatta, kalau upaya pencegahan tersebut dilakukan dengan business as usual memang akan terjadi pembengkakan penggunaan BBM bersubsidi. Dan pada saat yang sama, kata Hatta, laporan menyebutkan terjadi penyelundupan dan terjadi penyalahgunaaan BBM bersubsidi. “Itu yang benar-benar dijaga, kalau pemerintah tambah kuota, tapi ternyata disalahgunakan, ya berat.” Kata Hatta.

IQBAL MUHTAROM