foto

ANTARA/Saptono

Petani Sawit Tuntut Kelola Kebun Secara Mandiri

TEMPO Interaktif, Samarinda - Serikat Petani Kelapa Sawit Kabupaten Paser, Kalimantan Timur menuntut pemerintah memberi keleluasaan untuk mengelola kebun sawit mereka secara mandiri. Mereka menginginkan pemerintah tak lagi menerapkan sistem satu atap melalui PT PTP Nusantara 13 karena dinilai merugikan petani.

PTPN 13 telah mengelola kebun sawit di Paser selama 25 tahun dan tahun ini akan dilakukan peremajaan atau replanting. "Kalau mau menerbitkan kebijakan yang pro-petani sawit, biarkan kami mandiri. Jangan di bawah kendali PT PTP Nusantara 13 lagi," kata Kanisius Tereng, Divisi Advokasi Serikat Petani Kelapa Sawit Kabupaten Paser, Selasa 24 Mei 2011.

Ia menjelaskan kondisi petani kelapa sawit sampai saat ini belum mendapatkan kesejahteraan selama dipekerjakan PTPN 13. Plasma yang dijanjikan perusahaan hingga kini pun belum jelas letak dan kepemilikan oleh masyarakat.

Menurut Tereng, ia yakin petani sangat mampu berkebun kelapa sawit, tetapi dengan syarat pemerintah seharusnya memfasilitasi petani untuk mendapatkan kebutuhan yang tak bisa dilakukan petani. "Kami minta disediakan bibit sawit, pupuk, dan racun. Itu saja," katanya.

FIRMAN HIDAYAT