foto

Darwin Zahedy Saleh. TEMPO/Imam Sukamto

Realisasi Kuartal I Kementrian ESDM Dinilai Buruk

TEMPO.CO, Jakarta - Realiasasi anggaran kuartal I Kementrian Energi Sumber Daya dan Mineral dinilai buruk. Menurut anggota Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat, Agus Sulistyono, kinerja kementerian ini memprihatinkan. Dari anggaran tahun ini sebesar Rp 15,3 triliun, realisasinya baru mencapai 4,16 persen.



''''Kementerian macam apa ini,'''' kata dia dalam rapat dengar pendapat dengan Kementrian ESDM, Kamis 26 Mei 2011.

Agus menilai laporan kinerja kementerian buruk karena tidak disertai rancangan kinerja kuartal pertama 2011 sehingga tak bisa diukur keberhasilan realisasinya. ''''Ini nilainya merah, kalau dinilai cuma dua,'''' kata anggota fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini.
Menurut Agus, harusnya kementerian bisa memberikan laporan yang jelas dan detail. ''''Ini, kan rutin, sudah biasa,'''' kata dia.

Dalam paparannya, Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Darwin Zahedy Saleh, menyatakan pengeluaran anggaran untuk kuartal I secara historis selalu rendah. ''''Ini karena anggaran telat, masalah kesesuaian harga dan masalah teknis,'''' ujarnya.

Menurut Darwin, saat ini pengadaan barang dan jasa masih dalam proses pelelangan dan diperkirakan Juni baru mulai kontrak. Selain itu, beberapa kegiatan masih dalam proses persetujuan izin multilayers dari Kementrian Keuangan. ''''Realisasi belanja modal akan mulai terserap pada semester II,'''' ujarnya. Dalam perkiraan Darwin, pada kuartal akhir II alias masuk semester II realisasi anggaran akan terserap hingga 15,7 persen dan tutup tahun akan terserap hingga 93,8 persen.

NUR ROCHMI