foto

Diskon di pusat perbelanjaan. TEMPO/Dasril Roszandi

Pemasok Garmen Siap Raup Keuntungan Diskon Tengah Malam

TEMPO.CO, Jakarta - Pemasok garmen dan aksesoris siap meraup keuntungan pada kegiatan diskon tengah malam dan Jakarta Great Sale, Juni mendatang. "Total omset seluruh anggota asosiasi pemasok garmen yang ada di Jakarta bisa mencapai Rp 500 miliar pada bulan depan," kata Ketua Asosiasi Pemasok Garmen dan Aksesoris Indonesia, Suryadi Sasmita, Senin, 30 Mei 2011.



 



Padahal, pada bulan biasa, total omset anggota asosiasi pemasok asal Jakarta yang memegang 500 merek itu hanya sebesar Rp 300 miliar. Jika dibandingkan 2010, target perolehan omset tahun ini naik sekitar 15-25 persen.



 



"Peningkatan pasti terjadi karena pada dasarnya masyarakat Indonesia semakin konsumtif," kata dia. Apalagi, toko-toko juga menambah gerainya serta varian baru.




Saat ini, permintaan pasokan garmen untuk mendukung gelaran diskon itu sudah meningkat 30-50 persen. Suryadi lalu menggambarkan bahwa besaran kenaikan omset untuk masing-masing toko dan kegiatan itu berbeda.



 



Bagi toko dengan merek besar, pada bulan biasa bisa mencapai Rp 100 juta. Pada Jakarta Great Sale, pendapatannya bisa naik hingga Rp 30 juta. Adapun untuk toko kecil, omset pada bulan biasa hanya Rp 20 juta hingga Rp 30 juta.



 



"Dengan Jakarta Great Sale diskon ini, omsetnya bisa bertambah sekitar Rp 5 juta hingga Rp 6 juta," ujarnya. Jenis pakaian yang akan banyak terjual diperkirakan untuk segmen anak-anak. Sebab, bulan depan bersamaan dengan liburan sekolah.




Secara keseluruhan, penjualan barang obral ini tidak akan memberikan keuntungan terlalu besar karena yang dijual memang produk dengan harga lebih rendah dari seharusnya.



Namun, Jakarta Great Sale akan dijadikan ajang untuk cuci gudang. "Kami menjual barang yang memang akan didiskon, di antaranya produk yang ukuran dan warnanya sudah tidak lengkap lagi," kata dia.



“Jadi, ini baik untuk penyegaran. Sebab, toko kami akan diisi lagi dengan barang-barang baru," kata Suryadi.



Sementara itu, pemasok akan lebih banyak mengambil nilai keuntungan dari diskon tengah malam. “Keuntungan pada kegiatan ini bisa mencapai 20-30 persen,” ujarnya.




Sebab, perilaku konsumen pada midnight sale tidak hanya membeli barang diskon. "Kalau mereka melihat produk lain yang bagus, akan dibeli juga," kata dia.



 



Terutama untuk jenis pakaian santai. Hal itu biasa dilakukan oleh pembeli dari kalangan anak muda yang banyak mendatangi kegiatan diskon tengah malam.

EKA UTAMI APRILIA