Hassan Wirajuda. TEMPO/Adri Irianto
Topik
Protes Di Timur Tengah Karena Minimnya Pembangunan Politik
TEMPO.CO, JAKARTA - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI Hassan Wirayuda mengatakan gelombang protes yang melanda Timur Tengah dan Afrika Utara saat ini karena tidak adanya keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan politik. Pernyataan ini disampaikan Hassan, yang juga bekas menteri luar negeri RI, saat berbicara di acara Pertemuan Kelompok Ahli: Perubahan di Timur Tengah dan Afrika Utara, Pengaruhnya dan Interdependensinya Dalam Tatanan Global yang berlangsung hari ini, Senin (30/05), di Kantor Kementrian Luar Negeri RI.
"Walaupun terjadi peningkatan perdapatan per kapita tapi kalau tidak ada pemerataan, akan menimbulkan kesenjangan dan akhirnya memicu revolusi," kata Hassan di depan sejumlah tokoh Indonesia dan juga perwakilan dari kementrian luar negeri Tunisia.
Menurut Hassan tidak ada jaminan bahwa pembangunan ekonomi akan menjamin pembangunan di bidang politik. Karena itu, Hassan tak percaya negara demokratis dengan pendapatan per kapita tinggi akan membuat sebuah negara stabil meskipun tidak ada pembangunan dalam bidang politik. "Hak politik merupakan hak dasar manusia."
SUNARIAH





