Petugas mengangkat tenaga kerja Indonesia (TKI) yang sakit turun dari Kapal Motor Labobar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (4/5). Kementerian Kesehatan mencatat ada 2.352 orang TKI bermasalah yang dipulangkan, terdiri dari 2.163 orang dewasa, 123 orang di antaranya ibu hamil, 93 anak-anak, dan 96 bayi. Para TKI tersebut dipulangkan karena melebihi masa tinggal (overstay) di Arab Saudi. Tempo/Tony Hartawan
KBRI Riyadh Usut Terbunuhnya TKI
TEMPO.CO, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi di Riyadh akan menindaklanjuti kasus terbunuhnya seorang Tenaga Kerja Indonesia di Distrik Sulaimaniah, Riyadh, pekan lalu. Hal itu diungkapkan Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah, setelah berbincang dengan pihak KBRI. "KBRI telah berkoordinasi dengan Kepolisian Sulaimaniyah dan telah diterima oleh Kepala Reserse, Kapten Soleh Almugbil," ungkap Anis kepada Tempo, Senin 30 Mei 2011.
Berdasarkan informasi KBRI, lanjut Anis, korban bernama Abul Yazid, 25 tahun. Ia meninggal di rumah sakit akibat ditikam oleh pelaku sebanyak tiga kali. "Jenazah korban saat ini masih berada di RS. Syumaisi Riyadh. Kasus ini sedang ditangani oleh penyidik Polres Sulaimaniah Riyadh," tambah Anis.
Pihaknya pun mendorong pemerintah untuk dapat segera menyelesaikan kasus itu. Penyelesaian itu, kata dia, menjadi contoh bentuk perlindungan TKI yang bekerja di luar negeri oleh pemerintah.
"Selesaikan cepat dan beri hukuman yang setimpal,"kata Anis
Abul adalah seorang pegawai di salah satu pasar swalayan di wilayah Sulaimaniah, Riyadh. Menurut rekan kerjanya, seorang warga Filipina, kejadian berawal pada pukul 09.00 pagi waktu setempat. Pria itu sempat mengganggu pelanggan swalayan yang kemudian mengadukannya kepada korban. Lantas terjadilah perang mulut antara korban dan tersangka hingga kata-kata kasar terlontar.
Tersangka sempat pergi dengan emosi, tapi sesaat kemudian dia kembali mendekati korban dan langsung menusuk dengan pisau yang dibawanya. Saat itu ada pengiriman sayuran di supermarket sehingga korban yang sedang sibuk tak menyadari bahwa tersangka mendekatinya. Tiba-tiba tersangka menusuk korban sebanyak tiga kali di sisi kiri. Lelaki Arab itu langsung kabur. Korban pun dilarikan ke rumah sakit terdekat, tapi pada pukul 01.30 nyawanya tak tertolong.
RIRIN AGUSTIA





