Proyek Tonasa V Telan Dana Rp 5,6 Triliun
Topik
Panel Kontrol Pabrik Semen Tonasa Koslet
TEMPO.CO, Pangkajene Kepulauan --Panel kontrol Pabrik PT Semen Tonasa IV mengalami kerusakan, yakni koslet di panel kontrol 420, sehingga menimbulkan percikan api yang mengeluarkan banyak asap, Senin (30/5). Peristiwa ini tidak mengakibatkan kerusakan yang parah, tetapi penggilangan terakhir semen tak bisa beroperasi karena kabelnya hangus terbakar.
Karyawan yang sedang bekerja sempat panik, karena timbul percikan api dan asap mengepul akibat kabel yang terbakar. Kekacauan sempat terjadi selama 20 menit. Sekretaris PT Semen Tonasa, Saharuddin mengatakan percikan api yang ditimbulkan akibat koslet itu dapat dilumpuhkan dengan mengerahkan satu mobil pemadam kebakaran milik perusahaan
Pantauan Tempo, suasana kantor malam ini nampak sepi, semua petinggi perusahaan dan karyawan terlihat sibuk bekerja. Kendaraan pengangkut semen dari lokasi pabrik yang tak jauh dari kantor pusat kelihatan tetap berektivitas normal.
"Hanya terjadi koslet, tidak menimbulkan kerusakan parah pada pabrik, dan tidak mempengaruhi produksi semen," kata M Sattar Taba, Direktur Utama PT Semen Tonasa, kepada Tempo saat dihubungi melalui ponsel.
Menurut Sattar kerusakan terjadi di panel kontrol 420 yang merupakan unit penggilingan semen yang terakhir. Khusus unit ini, belum bisa beroperasi karena kabel-kabelnya harus diganti dengan kabel cadangan yang telah disiapkan. "Sisa pemasangan, dalam sepekan kondisinya sudah bisa normal kembali," katanya. Sementara untuk panel kontrol 19 tidak mengalami kerusakan, masih dilakukan pembersihan.
Sattar menambahkan bakwa kerusakan ini tak mengakibatkan pabrik Semen Tonasa II, III dan IV pada panel kontrol 10 tetap berjalan normal. "Semen kita dipasaran masih banyak," katanya.
Saharuddin menambahkan untuk bagian finishing mill yang koslet ini mampu memproduksi semen sekitar 8 ribu ton per hari, lebih separuh produksi Semen Tonasa IV yang produksinya mencapai 14 ribu ton per hari.
JUMADI





