foto

TEMPO/ Arie Basuki

Panas Bumi Sangkanhurip Ditenderkan Tahun Ini

TEMPO.CO, Bandung - Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Barat, Yerry Yanuar, mengatakan Pemerintah Jawa Barat tengah menyiapkan tender pembangkit panas bumi untuk Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Sangkanhurip di Kuningan. "Kita coba, tahun ini akan kita tenderkan," katanya di Bandung, Selasa, 31 Mei 2011.

Izin WKP Sangkanhurip yang berada di perbatasan Kuningan dan Majalengka itu baru diterima oleh Pemerintah Jawa Barat dari Kementerian ESDM pada Minggu, 29 Mei 2011 lalu. Panas bumi di Sangkanhurip itu memiliki potensi 150 MW.

Izin yang diterbitkan oleh kementerian itu diserahkan pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk dilakukan tender pembangunan pembangkit. Yerry mengatakan, secepatnya bulan depan pihaknya akan menyiapkan tim untuk memulai proses tender pembangkit itu. "Secepatnya," kata Yerry.

Pemerintah Jawa Barat masih menunggu 2 izin WKP selepas diterimanya izin WKP untuk panas bumi di Sangkanhurip. Dua WKP yang masih ditunggu itu, papar Yerry, berada di Gunung Gede Pangrango dan Gunung Papandayan. "Ini yang sudah diusulkan," kata Yerry.

Dengan diterimanya WKP Sangkanhurip, Pemprov Jawa Barat sudah menerima 4 izin WKP. Di antaranya, 3 WKP sudah beres proses lelangnya dan kini menunggu tahap eksplorasi yakni di Gunung Tangkubanperahu, Cisolok-Sukarame, serta di Gunung Tampomas.

PT Indonesia Power dan rekannya dari Amerika menggarap di Gunung Tangkubanperahu, PT Rekayasa Industri bersama PT Jasa Sarana menggarap Cisolok-Sukarame, serta PT Wijaya Karya bersama PT Jasa Sarana menggarap pembangkit di Gunung Tampomas.



 




Menurut Yerry, tiga pembangkit panas bumi itu sudah masuk dalam skenario rencana 1.000 MW pembangkit listrik tahap II pemerintah. "Kita harap secepatnya mereka melakukan eksplorasi," katanya.

AHMAD FIKRI