TEMPO/Arif Fadillah
Topik
Tingkat Hunian Penginapan di Puncak Meningkat
TEMPO.CO, Bogor - Sejumlah penginapan di kawasan Puncak, seperti hotel dan vila, penuh dipesan pengunjung pada hari pertama libur panjang pekan ini, Kamis, 2 Juni 2011. ''''Mulai siang tadi baik kamar maupun vila mulai terisi. Sekarang 100 persen sudah penuh, hingga Minggu,'''' ujar General Manajer Hotel Grand Ussu, Rudolf H Mengko.
Dia mengatakan kemarin tingkat hunian di hotelnya masih di bawah 70 persen. Melihat kondisi tersebut dia sempat memperkirakan pada libur panjang kali ini tidak akan terjadi peningkatan yang berarti. ''''Tadinya saya pikir liburnya kepanjangan, jadi orang lebih memilih liburan ke tempat jauh,'''' kata Rudolf.
Meskipun diserbu pengunjung, pengelola hotel tidak menaikkan tarif sewa kamar, paviliun atau villa yang dilengkapi kolam renang, tempat bermain anak, serta karaoke. ''''Harga untuk satu vila terdiri dari kamar plus ruang tamu mencapai Rp 600 ribu. Untuk kamarnya saja Rp 400 ribu,'''' ujar Rudolf.
Pengelola vila juga mendapat berkah dari serbuan wisatawan. Vila yang dilengkapi televisi, tempat tidur dan lain-lain mematok tarif Rp 500 ribu per malam.
''''Saya mengurus 50 vila serta 3 hotel. Untuk villa semua sudah terisi, sedangkan hotel masih ada beberapa yang kosong,'''' ujar penanggung jawab vila, Jatnika, 42 tahun.
Menurut Jatnika, pesanan tempat tidak pada libur panjang saja, hingga akhir Juli atau jelang puasa penginapannya sudah dipesan pelanggan.
Menurut seorang wisatawan daril Jakarta, Hendrawan, ia bersama keluarganya menyewa sebuah vila di Kopo Tugu Selatan. ''''Lokasinya dekat dengan beberapa obyek wisata,'''' kata Hendrawan.
Selama tiga hari ini, ia beserta keluarganya menyewa sebuah bangunan dua lantai yang dilengkapi fasilitas kolam renang serta bola sodok. Sebuah taman yang asri di halaman depan membuat suasana terasa alami. ''''Saya sewa tiga hari ke depan, senilai Rp 1.750.000,'''' kata dia.
DIKI SUDRAJAT





