TEMPO/Dinul Mubarok
BTN Siapkan Rp 2 Triliun untuk Proyek Tol
TEMPO.CO, Jakarta - Bank BTN menyatakan menyiapkan 10 persen sisa likuiditas sebesar Rp 19 triliun untuk membiayai kredit sektor infrastruktur tahun ini.
"Kita punya Rp 26 trilun. Untuk FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) kan Rp 6 triliun lebih. Sisanya masih ada Rp 19 triliunan. Kan cukup gede, hampir Rp 2 triliun," kata Wakil Direktur BTN Evi Firmansyah, Selasa, 7 Juni 2011.
Evi menyatakan dari likuditas Rp 19 triliun itu, sebanyak 90 persen untuk perumahan. Sisanya, kredit sektor infrastruktur.
Sektor infrastruktur yang akan digarap Bank BTN masih terkait dengan properti. "Contohnya mungkin jalan tol, itu kan yang terkait perumahan," katanya.
Menurut Evi, Itu pun difokuskan pada jalan tol di Pulau Jawa. "Kalau luar Pulau Jawa, demand-nya belum cukup. tol yang laku kan di luar Jawa," katanya.
Selanjutnya, Evi belum mau mengungkapkan rekanan sindikasi perusahaan properti yang dimaksud. "Iya, nanti kita lihat deh, memang ada pemikiran ke sana, tapi saya belum bisa bilang," katanya.
Sementara itu, untuk pembiayaan selain tol dan infrastruktur, seperti industri, Bank BTN menyatakan belum berminat. "Industri belum, kita pokoknya yang terkait dengan perumahan. jalan tol, kiri-kanan perumahan," katanya.
FEBRIANA FIRDAUS





