Direktur Bank BTN Purwadi (kiri), Wakil Direktur Bank BTN Evi Firmansyah, Direktur Bank BTN Saud Pardede, dan Direktur Bank BTN Sunarwa. TEMPO/ Dasril Roszandi
Topik
Obligasi BTN Tawarkan Bunga 8,625-9,175 Persen
TEMPO.CO, Jakarta - Bank BTN menerbitkan obligasi XV dengan nilai maksimal Rp 2 triliun dengan tenor 10 tahun. Hasil penerbitan surat utang ini ditujukan untuk pembiayaan di sektor perumahan. Wakil Direktur Bank BTN, Evi Firmansyah, dalam paparan publik menyatakan perseroan menawarkan bunga 8,625-975 persen.
Direktur Keuangan Bank BTN Saut Pardede menambahkan, bank optimistis obligasi bisa kompetitif di pasar keuangan, termasuk untuk perolehan nilai obligasi. "Dengan rating double A, BTN harusnya diapresiasi dengan baik," katanya.
Sementara itu, untuk potensi buyback pada obligasi ini, bank berharap sebaliknya. "Enggak, kita butuh jangka panjang," katanya. Sebab, obligasi salah satunya ditujukan untuk ikut mendanai Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan yang jumlah totalnya mencapai Rp 6 triliun.
Komposisi tanggungan FLPP bank mencapai Rp 40 persen atau Rp 2,4 triliun. Sementara itu, pemerintah 60 persen dan nasabah hanya 8,5 persen.
Soal FLPP ini, Evi membenarkan dana yang diperoleh dari hasil emisi obligasi XV seluruhnya akan dipergunakan bank untuk pembiayaan kredit tahun ini, khususnya kredit perumahan di FLPP. Lalu, sisa pembiayaan kredit FLPP yang masih tersisa, kata Evi, diambil dari dana pihak ketiga dan internal.
FEBRIANA FIRDAUS





