Dora Indrianti Tri Murni. Dok RSCM
Topik
Pemerintah Jamin Pengobatan Penderita Keringat Darah
TEMPO.CO, Jakarta - Pasien penderita keringat darah, Dora Indrianti Tri Murni, kemarin tiba di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Pasien adalah mahasiswi semester VI Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta, Sumatera Barat, yang dirujuk dari Rumah Sakit M. Djamil, Padang. Dora diterbangkan dari Bandar Udara Minangkabau pukul 08.40 WIB dan sampai di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 11.00 WIB.
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih kemarin datang ke RSCM khusus untuk menemui Dora. Endang menyatakan, selama proses perawatan di RSCM, gadis 26 tahun itu akan mendapat jaminan pembiayaan dari Jaminan Kesehatan Masyarakat. "Akan ditanggung sampai dia bisa kembali ke daerah (Padang)," ujar Endang di RSCM kemarin.
Sebelum dirujuk ke RSCM, Dora sempat dua pekan dirawat di Rumah Sakit M. Djamil. Penderita keringat darah ini berasal dari keluarga kurang mampu. Mawarni, 36 tahun, ibu tiri yang menemani Dora ke RSCM, menyatakan bahwa sulung dari tiga bersaudara ini termasuk anak yang gigih. Untuk membiayai kuliah, Dora sering mencari tambahan biaya sebagai penarik ojek. "Kadang-kadang dia menjadi pekerja bangunan dengan menyamar sebagai laki-laki," ujarnya.
Menurut Mawarni, gejala darah keluar dari pori-pori kulit Dora sebenarnya sudah muncul sejak lama. Namun, gejala ini semakin sering terjadi pada 2009. Darah kerap muncul dari pori-pori kepala. "Dora jadi sering keluar-masuk rumah sakit dan biayanya sangat mahal," ujar Mawarni. Untuk sekali perawatan, biayanya bisa mencapai Rp 10 juta.
Untuk pengobatan Dora selama ini, keluarga harus mencari pinjaman dari mana-mana. Bantuan dana diperoleh beberapa pekan terakhir setelah media massa mengekspos penyakit yang diderita Dora.
IRA GUSLINA





