TEMPO/Dasril Roszandi
Topik
Dinas Perhubungan Akan Pindahkan Tukang Parkir
TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Perhubungan DKI Jakarta berencana memindahkan tukang parkir yang biasa bertugas di Jalan Gadjah Mada dan Hayam Wuruk setelah sistem parkir off street diterapkan di ruas dua jalan tersebut pada 20 Juni 2011. Mereka akan dipindahkan ke Jalan Jaksa dan Jalan Mayestik dan beberapa wilayah lain.
"Kami serahkan kepada UPT Perparkiran untuk mengatur teknisnya," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, ketika dihubungi, Jumat, 10 Juni 2011.
Menurut dia, sejauh ini ada 80 orang juru parkir dari Jalan Gadjah Mada dan Hayam Wuruk yang akan disebar ke lokasi lain yang masih memberlakukan parkir on street. "Sebelumnya, juga sudah pernah dilakukan dan terselesaikan kok," ujarnya.
Mengenai rambu elektronik yang berfungsi untuk menginformasikan ketersediaan parkir di tiap gedung yang belum terpasang, dia mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir. "Semuanya akan terpasang saat 20 Juni nanti," kata dia.
Adapun beberapa gedung yang akan digunakan sebagai lokasi parkir off street adalah Gadjah Mada Plaza, Gedung Duta Merlin, Menara BTN, Gedung Pelni, Hayam Wuruk Plaza, Glodok Plaza, Hotel Mercure, Hotel Jayakarta, dan Lindeteves Trade Centre.
Saat ini, di wilayah Jalan Gadjah Mada dan Jalan Hayam Wuruk masih menggunakan sistem parkir di badan jalan pada pukul 06.00-10.00 WIB untuk wilayah Jalan Gadjah Mada dan pukul 16.00-19.00 WIB di Jalan Hayam Wuruk.
Namun, setelah penerapan parkir off street, parkir di badan jalan akan dihapus selama 24 jam. Saat ini, gedung-gedung di kawasan Jalan Gadjah Mada dan Jalan Hayam Wuruk dapat menampung 3.000-4.000 kendaraan.
PINGIT ARIA





