Warga mengambil air rembesan di pemukiman kawasan Lodan, Jakarta Utara. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Topik
Hasil Prakualifikasi Proyek Air Rp 2 Triliun Segera Diumukan
TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum akan mengumumkan investor yang memenangkan prakualifikasi tender proyek air bersih di mata air Umbulan, Jawa Timur, pada pekan depan. Proyek senilai Rp 2 triliun itu akan direalisasikan pada 2012 dan ditargetkan beroperasi dua tahun kemudian.
"Hari Senin (13 Juni) mungkin hasilnya sudah ketahuan," kata Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum, Budi Yuwono, Jumat 10 Juni 2011.
Pada tahap prakualifikasi ini, panitia lelang kementerian menyaring proposal tender dari investor untuk menilai investor yang paling layak mengikuti tahap akhir proses tender. Uji kelayakan itu murni berdasarkan kekuatan latar belakang investor.
Setelah lolos prakualifikasi, investor akan diminta untuk memasukkan penawaran dalam proses akhir tender pada Juli mendatang. Penawaran yang dianggap sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 80 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, salah satunya penawaran biaya terendah, akan memenangkan pengelolaan proyek tersebut. Pemenang tender akan diumumkan November 2011.
Proyek air bersih berkapasitas 4.600-5.000 liter per detik yang ditenderkan kementerian itu rencananya akan menyalurkan pasokan air ke Kota Pasuruan sebanyak 110 liter per detik, Kabupaten Pasuruan sebanyak 420 liter per detik, Sidoarjo 1.370 liter per detik, Surabaya 1.000 liter per detik, serta Gresik 1.000 liter per detik.
Terdapat 12 konsorsium dari investor lokal dan luar negeri yang lolos verifikasi tender pada bulan lalu. Investor tersebut di antaranya adalah Marubeni Group, China Harbour Group, Wijaya Karya Group, serta Adhi Karya Group.
Budi mengaku belum memperoleh bocoran siapa yang bakal memenangkan proses prakualifikasi tersebut. "Panitia lelang masih memprosesnya."
Ia menambahkan investor akan sangat berminat dan berebut proyek ini karena telah mendapatkan kepastian jaminan dari PT Penjamin Infrastruktur Indonesia. Perusahaan ini yang menjamin kepastian bila ada kenaikan tarif maupun kebijakan lainnya dalam proyek. "Mereka tidak akan ragu dengan adanya jaminan ini," kata dia.
TRI SUHARMAN





