foto

Djoko Kirmanto. TEMPO/Mazmur Sembiring

Dana Pembangunan Infrastruktur NTT Rp 1,4 Triliun

TEMPO.CO, Kupang - Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan dana pembangunan infrastruktur di Nusa Tenggara Timur tahun 2011 mencapai Rp 1,4 triliun lebih atau mengalami kenaikan sebesar 60 persen.

"Kenaikan dana pembangunan infrastruktur ini karena pemerintah ingin mempercepat pembangunan di NTT," kata Djoko Kirmanto saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kupang, Sabtu, 11 Juni 2011.

Menurut dia, alokasi anggaran pembangunan infrastruktur untuk NTT tahun 2010 sebesar Rp 818 miliar menjadi Rp 1,4 triliun pada tahun 2011. Anggaran ini mengalami kenaikan sekitar 60 persen.

Meskipun mengalami kenaikan, Djoko mengakui dana yang dialokasikan belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan infrastruktur di NTT, seperti perbaikan jalan dan pembangunan embung (waduk) untuk mengatasi masalah air.

"Jangan harap lagi ada tambahan dana dari pemerintah pusat. Jadi, manfaatkan dengan baik dana yang ada," katanya.

Menurut Djoko, dalam kunjungan ke NTT kali ini banyak ditemukan jalan yang rusak, terutama jalan Trans Timor yang merupakan jalan provinsi dan kabupaten. Namun, dana yang dialokasikan sudah final dan tidak akan ada penambahan lagi. "Alokasi dananya akan dilakukan secara bertahap," katanya.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto meresmikan Waduk Haekrit di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, yang menghabiskan dana Rp 34 miliar.

Kapasitas air bersih dari waduk tersebut sebanyak 2,2 juta meter kubik yang dapat dimanfaatkan untuk irigasi seluas 300 hektare dan memenuhi kebutuhan air baku masyarakat dengan kapasitas 30 liter per detik.



 



"Dengan kapasitas ini maka desa-desa di daerah ini dapat terlayani kebutuhan air minum dan air irigasi," katanya.



 



 



 



YOHANES SEO