TEMPO/Dinul Mubarok
Topik
Pakai Gedung Pemerintah, SMP Ar Risalah Enggan Upacara Bendera
TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah Dasar Ar Risalah, Surakarta, ditengarai tidak pernah menggelar upacara bendera setiap hari Senin. Padahal, sekolah itu menempati salah satu gedung milik pemerintah yang merupakan bangunan bekas sekolah. Mereka baru bersedia melakukan upacara bendera setelah dipanggil oleh Dinas Pendidikan setempat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Surakarta, Rakhmat Sutomo, membenarkan jika ada satu sekolah di Surakarta yang tidak pernah melakukan upacara bendera. “Saya baru mendapat laporan beberapa hari ini,” kata Rakhmat, Sabtu, 11 Juni 2011.
Gedung yang ditempati SD Ar Risalah tersebut sebelumnya adalah sekolah dasar negeri yang tutup lantaran kekurangan siswa. “Maka dari itu kami sangat prihatin dengan kondisi tersebut,” kata Rakhmat.
Tidak hanya enggan melakukan upacara, di sekolah tersebut juga tidak dijumpai lambang negara serta gambar presiden dan wakil presiden di ruangannya.
Rakhmat menyatakan pihaknya telah memanggil kepala sekolah dan ketua yayasan untuk dilakukan pembinaan. Hasilnya, sekolah tersebut bersedia menggelar upacara bendera mulai Senin pekan depan. Pihak sekolah juga diminta untuk membuat surat pernyataan secara tertulis di atas kertas bermaterai.
Pekan depan, pihaknya juga akan menggelar inspeksi ke sejumlah sekolah secara acak. Dia khawatir kondisi tersebut juga terjadi di sekolah yang lain. “Kami harus melakukan deteksi secara dini," kata Rakhmat.
Saat dikonfirmasi, Ketua Yayasan Ar Risalah Arief Rifa’i membenarkan jika pihaknya telah menandatangani surat pernyataan bermaterai. Sekolah juga akan menggelar upacara secara rutin tiap hari Senin mulai pekan depan.
Dia beralasan sekolah tersebut tidak melakukan upacara karena alasan keterbatasan tempat. “Tidak ada alasan lainnya,” kata Arief. Dia menyebutkan bahwa halaman sekolah yang disewanya tidak cukup luas untuk menggelar upacara bendera di sekolah.
Selama ini, lanjutnya, SD Ar Risalah selalu mengikuti upacara bendera satu kali tiap tahun. Upacara itu dilakukan saat ulang tahun kemerdekaan yang digelar di stadion, bersama sekolah lain dan Pemerintah Kota Surakarta.
AHMAD RAFIQ





