AP/Cliff Owen
Topik
Peluang Gubernur Bank Israel Duduki Bos IMF Dinilai Tipis
TEMPO.CO, Jerusalem - Menteri Keuangan Israel Yuval Steinitz mengatakan peluang Gubernur Bank Israel Stanley Fischermerebut kursi Bos Dana Moneter Internasional (IMF) sangat tipis. Sebab, Fischer memiliki usia yang terlampau tua untuk menduduki jabatan tersebut.
"Terlalu politis kalau sampai dia yang dipilih," kata Steinitz saat diwawancarai Radio Angkatan Darat Israil, Ahad 12 Juni 2011`.
Steinitz mengatakan Fischer kini berusia 67 tahun. Usianya akan berada diatas 70 tahun bila ia merebut kursi bos IMF, yang memiliki jawabatan selama lima tahun. Ia pun mendesak agar IMF tidak memberi peluang bagi kandidat yang memiliki umur di atas 65 tahun. " Aturan pemilihan harus diubah," ujarnya.
Ia sebagai perwakilan Isriel di IMF terang-terangan mengatakan tidak akan mendukung pencalonan Fischer. Ia juga tak setuju bila Fischer menjadi Kepala Ekonom Bank Dunia.
Kursi bos IMF kosong setelah pejabat sebelumnya Strauss-Kahn kini mengudurkan diri pada bulan lalu. Ia kini menjalani proses hukum karena dituduh melakukan penyerangan seksual terhadap seorang pelayan di sebuah hotel New York.
Pascamundurnya Strauss-Kahn , perebutan kursi Direktur Pelaksana IMF memanas. Sejumlah nama bermunculan seperti Menteri Keuangan Perancis Christine Lagarde, Kepala Bank Sentral Meksiko Agustin Carstens, serta Kepala Bank Sentral Israel Stanley Fischer.
Steinitz juga menganggap Fischer bisa menimbulkan masalah bagi negara-negara arab, sebab ia lahir di Zambia, Afrika, tapi tetapi memegang kewarganegaraan Israel. Apalagi Fischer dianggap tidak begitu populer di Asia.
Adapun Fischer pada Sabtu pekan lalu mengaku akan berusaha keras merebut kursi bos IMF. Ia berjanji akan mengejar pekerjaan yang ditinggalkan Strauss-Kahn.
REUTERS | TRI SUHARMAN





