Teroris Pemalang Terkait Kelompok Dulmatin

Teroris Pemalang Terkait Kelompok Dulmatin

Sejumlah barang bukti yang ditemukan saat penggrebekan oleh densus 88 di sebuah ruko bengkel aki di Desa Pandeyan, Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (13/5). Densus berhasil mengamankan barang bukti diantaranya senjata laras panjang M-16, pistol dengan ratusan amunisi serta tiga tersangka masing-masing Eko Purwanto, Hamid Agus Wibowo dan Erwin. Tempo/ Andry Prasetyo

TEMPO.CO, Jakarta - Sudirman, teroris yang dibekuk di Pemalang, Jawa Tengah, pagi ini, Kamis, 16 Juni 2011, diduga terkait kelompok yang dibekuk di Jakarta, 10 Juni lalu. “Masih terkait kelompok Jakarta yang ditangkap kemarin. Dia belajar merakit bom dari Dulmatin,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian RI, Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam, Kamis, 16 Juni 2011.

Anton mengatakan Sudirman ditangkap berdasarkan pengembangan dari kelompok teroris Poso, Jakarta, dan Pekalongan. Anton tak menyebutkan secara jelas jaringan teroris Sudirman. “Teroris ini kan semua terkait, Poso, Sukoharjo, Solo, semua,” tuturnya.

Hingga berita ini disampaikan, Anton baru bisa memastikan bahwa yang tertangkap di Pemalang berjumlah satu orang. “Pastinya satu,” kata Anton.

Anton belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut karena kini ia sedang berada di Medan. Namun, ia membenarkan kabar yang diperoleh Tempo bahwa hari ini tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri juga menggerebek teroris di daerah Pekalongan. Berapa banyak yang ditangkap, ia mengaku belum memperoleh informasi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Polisi I Ketut Untung Yoga yang coba dihubungi Tempo belum mau memberikan keterangan. “Saya belum memegang data,” kata dia.

MARTHA THERTINA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Musik/Film

Wajib Baca!
X