foto

Presiden Direktur BNI Syariah Rizqullah. TEMPO/Tommy Satria

BNI Syariah Bukukan Laba Rp 36,5 Miliar  

TEMPO.CO, Jakarta - PT BNI Syariah membukukan laba sebesar Rp 36,5 miliar selama tahun lalu. "Padahal pada saat spin off kami rugi Rp 53 miliar," kata Direktur Utama BNI Syariah, Rizqullah, pada perayaan ulang tahun pertama BNI Syariah, Minggu (19/6).



 



Saat ini aset BNI Syariah mencapai Rp 6 triliun. Tahun ini, kata Rizqullah, pihaknya menargetkan laba bersih sebesar Rp 100 miliar. Target ini meningkat sebesar 173,9 persen dibandingkan laba 2010.



 



Untuk pembiayaan bank ini mengucurkan sekitar Rp 5 triliun pada tahun lalu dan akan meningkat menjadi Rp 6 triliun sampai Rp 7 triliun pada tahun ini. "Sektor pembiayaan pada usaha menengah, kecil," kata Rizqullah.



 



BNI Syariah meluncurkan Kartu Hasanah. Peluncuran kartu pembiayaan ini memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai replika kartu pembiayaan terbesar dengan ukuran enam meter kali 10 meter. "Selain kartu terbesar dari segi replika, Hasanah juga kartu terbesar dari sisi volume pembiayaan, yaitu mencapai 30 ribu diantara bank sejenis."



 



Rizqullah mengatakan, tahun depan pencapaian Kartu Hasanah ditargetkan sebanyak 60.000-70.000 pengguna. "Targetnya akan lebih banyak di segmen Gold dan Classic, sisanya Platinum," ujarnya.



 



ADITYA BUDIMAN