foto

Dok TEMPO/Aina Rumiyati Aziz

Bukit Asam Produksi Gas Batu Bara  

TEMPO.CO, Jakarta -PT Bukit Asam Tbk akan memproduksi 50 juta kaki kubik gas Metana Batubara (CBM/Col Bed Methane). Gas ini akan dihasilkan dari wilayah kerja di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Menurut Sukrisno, Direktur Utama PTBA saat ini baru dibor satu sumber di wilayah itu.

Dalam paparannya di depan Komisi Energi DPR, Senin (20/6), Sukrisno menyatakan, tahun ini rencananya akan dibor tiga sumur. “Pada 2013 kan beroperasi secara komersil,” kata dia.



 



Lapangan gas itu memiliki cadangan gas CBM mencapai 800 miliar kaki kubik. Gas yang dihasilkan akan masuk ke dalam neraca gas nasional untuk memenuhi kebutuhan gas dalam negeri. Rencananya gas itu akan disetor ke Pertamina. “Terserah Pertamina nanti mau dijual ke PLN atau ke siapa,” ujarnya. PTBA bekerja sama dengan Pertamina mengebor lapangan gas itu.



 



Porsi sahamnya sama, 27,5 persen. Selain mereka, ada Arrow Energy yang memegang saham 45 persen. Rencananya, pengeboran ketiga sumur tersebut diselesaikan tahun ini dan diperkirakan sudah dapat beroperasi secara komersial dua tahun lagi.

Sekretaris Perusahaan PTBA Achmad Sudarto menambahkan, sumur CBM di wilayah Sijunjung Riau, pengerjaannya akan dikerjakan bersama Global Lion Energy. "Potensi gas CBM masih dipelahjari. Belum ada pengeboran," kata dia. Mengenai pengembangan gas CBM di lokasi lain, Sudarto menyatakan PTBA hanya mengeksploitasi gas CBM di lapangan batubara miliknya.

Nur Rochmi