Van Bronckhorst Lelang Jersey Piala Dunia 2010

Van Bronckhorst Lelang Jersey Piala Dunia 2010

Giovanni van Bronckhorst merayakan golnya ke gawang Uruguay. REUTERS/Carlos Barria

TEMPO.CO, Jakarta -- Mantan kapten tim nasional Belanda, Giovanni van Bronckhorst sudah tiba di Jakarta, 21 Juni 2011. Kedatangan bintang sepak bola dunia ini dipromotori oleh ThreeSixty Entertainment untuk meresmikan "Giovanni van Bronckhorst all children of Indonesia untuk anak-anak kurang mampu.

Gio, begitu ia biasa disapa, akan melakukan aksi lelang jersey yang pernah dipakai saat bertanding membela tim nasional Belanda pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Aksi lelang ini akan digelar di Ballroom Hotel Grand Kempinski pada saat acara Gala Dinner, Jumat, 24 Juni 2011 malam.

Pada kesempatan yang sama, mantan pemain yang pernah mengantar El Barca juara Liga Champions 2006 ini, juga akan melelang jersey pemain top Barca, seperti Lionel Messi, Andreas Iniesta, dan Xavi Hernandez.

Tidak hanya jersey. Lelang foto Gio saat memenangkan Liga Champion bersama Barcelona FC disertai tanda tangannya, nantinya akan ikut dilelang pada acara makan malam tersebut. "Hasil dari lelang tersebut semuanya untuk anak-anak Indonesia," kata Arif Putra Wicaksono, CEO ThreeSixty Entertainment.

Langkah Gio mendirikan yayasan di Indonesia, menurut Arif, patut mendapat apresiasi. Pemain yang lahir dan besar di Negeri Kincir Angin itu tetap peduli asal leluhurnya. Gio mewarisi darah Indonesia dari ibunya, Fransien dari Maluku.

"Dia pemain besar, tapi tidak lupa leluhurnya. Kami bangga sekaligus terharu bisa membantu Gio membuat sebuah lembaga sosial yang diperuntukkan untuk anak-anak Indonesia," tambah Arif.

Gio akan menggelar konferensi pers di Grand Hyatt hari ini. Jumpa wartawan dijadwalkan pukul 11.00 WIB. Saat ini wartawan peliput kedatangannya telah menunggu di Ballroom hotel.

RINA WIDIASTUTI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X