foto

TEMPO/ Dasril Roszandi

Pemerintah Irit Rp 9 Triliun dari Konversi Elpiji  

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah berhasil menghemat pengeluaran subsidi dari konversi minyak tanah ke elpiji kemasan 3 kilogram sebesar Rp 9 triliun hingga Mei lalu. Penghematan kotor yang didapat sebenarnya Rp 13,6 triliun, namun terdapat biaya konversi Rp 2,6 triliun.

“Itu realisasi berdasarkan laporan harian yang belum diaudit,” kata Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina, Djaelani Soetomo, dalam Rapat Panitia Kerja bersama Komisi Energi DPR Ri di Jakarta, Kamis, 23 Juni 2011 malam.

Secara keseluruhan, bila diakumulasi dari program konversi yang dimulai pada 2007, penghematan subsidi mencapai Rp 48 triliun. Dengan dikurangi biaya konversi Rp 12,3 triliun. Sehingga total penghematan bersih subsidi mencapai Rp 35,7 triliun.

Pertamina juga telah menyalurkan 3,2 juta paket perdana elpiji 3 kg per 31 Mei. Penyaluran itu jauh dari target 9,2 juta paket. Secara akumulasi sejak 2007, paket elpiji 3 kg yang telah disalurkan sebanyak 51 juta paket dengan total volume 6 juta metrik ton.

GUSTIDHA BUDIARTIE