Reruntuhan bangunan akibat gempa februari lalu di Christchurch, Selandia Baru. AP/New Zealand Herald, Mark Mitchell
5.000 Pemilik Rumah Korban Gempa Selandia Baru Dapat Ganti Rugi
TEMPO.CO, Wellington - Pemerintah Selandia Baru menawarkan membayar 5.000 pemilik rumah agar mereka meninggalkan rumahnya yang terletak di kawasan yang diguncang gempa bumi terbesar baru-baru ini. Christchurch dihantam gempa 7,1 Skala Ritcher September 2010 dan gempa susulan 6,3 skala ritcher Februari lalu. Bencana ini menyebabkan 181 orang tewas dan membuat kota terbesar di Selandia Baru itu lumpuh.
Pemerintah, Kamis 23 Juni 2011, mengatakan 5.000 rumah tersebut selanjutnya akan diratakan dengan tanah karena belum stabil untuk dibangun lagi. Setelah langkah pertama ini selesai, pemerintah akan menawarkan lagi kepada 10 ribu pemilik rumah yang saat ini masih dalam penilaian.
Pemerintah memperkirakan biaya penggantian untuk 5000 pemilik rumah mencapai 500 juta dolar. Menurut Perdana Menteri John Key, total biaya gempa bumi lebih dari 15 miliar dolar atau sekitar 8 persen dari ekonomi tahunan Selandia Baru. Biaya ini jauh lebih mahal dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan Amerika Serikat untuk badai Katrina yang hanya satu persen dari ekonomi tahunan Amerika.
Key menegaskan pengumuman hari ini bukan pertanda berakhirnya upaya pemerintah untuk membantu memulihkan kota itu dari kehancuran. "Pemerintah masih berkomitmen penuh untuk membangun Christchurch," katanya.
AP | SUNARIAH





