Di Luwu Timur, Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp 20 ribu

TEMPO.CO, Palopo  - Harga elpiji 3 kilogram di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dalam sebulan terakhir ini melambung hingga Rp 20 ribu di tingkat pengecer. Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dari agen ke pangkalan hanya sebesar Rp. 12.500 per tabung.

Tak pelak, kondisi ini dikeluhkan oleh warga khususnya ibu-ibu yang setiap hari menggunakan elpiji yang diperuntukan bagi masyarakat ekonomi rendah itu. "Dulu kami biasa membeli Rp 15 ribu. Namun dalam sepekaan terakhir ini, terus melambung. Mulai dari Rp 18 ribu dan sampai sekarang sudah mencapai Rp 20 ribu," kata Darmawati, seorang ibu rumah tangga di Malili, Minggu 26 Juni 2011.

Naiknya harga elpiji tersebut membuat Darmawati melakukan penghematan. Bahkan, sesekali ia membeli minyak tanah untuk keperluan dapur. Sejumlah masyarakat di daerah penghasil bijih nikel tersebut berharap instansi terkait khususnya dinas koperasi segera turun tangan untuk melakukan operasi pasar.

Hal yang sama juga diungkapkan ibu rumah tangga lainnya, Nurhidayat. Menurut ibu dua anak ini, dirinya terpaksa membeli gas elpiji 3 kilogram untuk kebutuhan sehari-harinya. "Terpaksa kami beli. Mau pakai apalagi untuk memasak," keluhnya.

Dikonfirmasi wartawan, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan, Kabupaten Luwu Timur, Firnandus Ali, mengakui, melambungnya harga elpiji karena pasokan dari distributor mengalami kelangkaan.

Atas kondisi ini, Firnandus mengatakan akan menyurati Depot Pertamina Palopo. "Kami juga akan melakukan operasi agar harga tidak terlalu tinggi," katanya.

Dihubungi via telpon, Kepala Operasi Elpiji Makassar, Sumarto, dengan tegas mengatakan melabungnya harga elpiji hingga Rp 20 ribu tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, harga elpiji di suatu daerah disesuaikan dengan HET. "Harus berpedoman pada HET. Tidak boleh lewat dari itu," katanya.

Sumarto membantah ada kelangkaan pasokan elpiji 3 kilogram ke wilayah Luwu, khususnya Luwu Timur. "Pasokan banyak kok,". Dia mengaku sebagai orang yang baru menjabat akan memanggil pihak-pihak yang terkait dengan penyaluran elpiji 3 kilogram.

MUHAMMAD ADNAN HUSAIN