foto

Twitter

Atlet Boleh Gunakan Twitter di Olimpiade London 2012  

TEMPO.CO, London – Para atlet yang akan tampil di ajang Olimpiade London tahun depan bisa menulis status dan memberikan komentarnya dalam situs microblogging Twitter. Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengatakan, sepanjang tidak dilakukan untuk tujuan komersial, olahragawan bebas berkicau lewat statusnya.

IOC mengancam akan langsung mendepak atlet dari turnamen jika mem-posting status terlarang atau cabul. Dalam panduan yang dilansir Komite Olimpiade Australia, IOC “secara aktif mendorong dan mendukung atlet mengambil bagian di ''media sosial'' serta mem-posting, mengunggah blog, dan men-tweet pengalamannya masing-masing”.

Namun, para blogger dan tweeter harus membatasi posting-nya pada format tipe dari orang pertama. Mereka juga tidak boleh melaporkan peristiwa kepada wartawan dan harus meyakinkan posting-nya tidak mengandung unsur “vulgar atau kata-kata atau citra yang cabul”.

Lusinan atlet aktif mengunggah blog pada Olimpiade Beijing 2008, ketika Twitter masih menjadi fenomena baru di kalangan pengguna Internet. Namun, larangan mengunggah video dan gambar tetap diberlakukan untuk mencegah penyalahgunaan hak cipta.

Gambar yang diambil dari kamera di dalam venue pertandingan dilarang di Beijing. Tapi, hal itu diperbolehkan pada perhelatan di London meski terdapat larangan menjual atau mendistribusikannya.

REUTERS | BAGUS WIJANARKO