foto

Christine Lagarde

BI Berharap Direktur IMF Lagarde Bisa Atasi Krisis Utang Eropa  

TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia berharap Direktur International Monetary Fund yang baru, Christine Lagarde, bisa membantu negara-negara Eropa bangkit dari krisis utangnya. Dengan demikian, perekonomian global tidak akan merasakan dampaknya.

"Terpilihnya Lagarde diharapkan akan semakin dapat mengakomodasi kepentingan emerging market sesuai dengan tuntutan emerging market yang semakin meningkat," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia, Budi Mulia, pada Tempo lewat pesan pendek, Kamis 30 Juni 2011.

Meski, kata Budi, terpilihnya Lagarde belum mengubah tradisi bahwa pimpinan pucuk IMF selalu berasal dari Benua Eropa.  Namun, Budi optimis Lagarde lebih memahami situasi di Eropa, khususnya negara-negara periperal. "Sehingga diharapkan peran IMF dalam penyelesaian krisis utang di sana akan lebih baik dan proporsional agar tidak berdampak negatif bagi pasar finansial dan perekonomian global," ujar Budi.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Prancis Christine Lagarde terpilih menjadi Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF). Lagarde, 55 tahun, menggantikan posisi Dominique Strauss-Kahn yang mengundurkan diri karena terjerat kasus skandal seks. Lagarde menjadi perempuan pertama yang memimpin IMF.

FEBRIANA FIRDAUS