AP/Koji Sasahara
Korea Utara Tutup Semua Universitas
TEMPO.CO, Pyongyang - Korea Utara menutup universitasnya selama 10 bulan agar mahasiswa dapat bekerja di pabrik-pabrik. Menurut Daily Telegraph, kebijakan ini diambil negara komunis itu untuk membangun kembali ekonomi negara yang sudah habis.
Senin lalu pemerintah Korea Utara memerintahkan semua universitas membatalkan seluruh kelas sampai April tahun depan. Mengutip Telegraph, Foxnews melaporkan, Kamis 30 Juni 2011, mahasiswa selanjutnya akan dipekerjakan di proyek konstruksi di kota-kota besar di negara itu.
Seorang profesor Jepang kepada surat kabar Inggris itu mengungkapkan langkah ini diambil Pyongyang kemungkinan karena khawatir mahasiswa berunjuk rasa melawan pemerintah seperti yang terjadi akhir-akhir ini di Timur Tengah dan Afrika Utara.
"Revolusi Jasmin di Afrika dikhawatirkan terjadi di Korea Utara. Mereka khawatir demonstrasi bermula di universitas," kata Toshimitsu Shigemura, profesor di Universitas Waseda Tokyo, kepada Telegraph. Shigemura juga mengatakan, Korea Utara baru-baru ini membeli perlengkapan anti kerusuhan dari Cina dan ada penambahan polisi di Pyongyang.
FOXNEWS | SUNARIAH





