Tol Jakarta-Merak. TEMPO/Aditia Noviansyah
Topik
Ribuan Truk Kembali Tertahan di Luar Pelabuhan Merak
TEMPO.CO, Cilegon - Ribuan truk angkutan barang yang akan menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni hingga Minggu, 3 Juli 2011, masih terjebak dalam atrean panjang hingga 5 kilometer.
Antrean truk tampak di luar Pelabuhan Merak atau 2 kilometer dari gerbang pintu tol, tepatnya di lingkungan Cikuasa Atas, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten.
“Kendaraan saat ini masih terus berdatangan, sehingga antrean tidak dapat dihindarkan,” kata Kepala Cabang PT Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, La Mane, Minggu, 3 Juli 2011.
Menurut La Mane, untuk mengurai antrean kendaraan, dari 33 kapal yang beroperasi melayani penyeberangan Pelabuhan Merak-Pelabuhan Bakauheni, saat ini PT ASDP telah mengoperasikian sebanyak 24 unit kapal Roll on Roll of (Roro).
“Kami terus memaksimalkan jumlah kapal hingga 24 unit. Semoga besok antrean sudah bisa diatasi,” ujarnya.
Dari informasi yang dihimpun Tempo, antrean truk sudah terjadi sejak 3 hari lalu. Tapi, saat itu antrean hanya terjadi di 5 lahan parkir yang terletak di kawasan Pelabuhan Merak.
Akibat antrean yang panjang, truk yang akan masuk ke kawasan Pelabuhan Merak harus menunggu 7 hingga 10 jam. Polisi yang bertugas di daerah Cikuasa Atas, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, atau 1 kilometer dari Pelabuhan Merak harus melakukan sistem buka tutup untuk mengatur truk yang masuk ke pelabuhan.
Rahmat, 37 tahun, salah seorang sopir truk yang mengangkut barang kelontongan dari Jakarta ke Lampung mengaku, sejak pukul 07.00 WIB truk yang dibawanya sudah keluar Tol Merak. Namun, hingga pukul 14.00 WIB, truknya belum bisa masuk kekawasan pelabuhan. “Kemacetan seperti ini memang sudah biasa terjadi. Tapi, hal ini membuat bosan dan sangat merugikan para sopir,” katanya.
WASI''UL ULUM





