foto

Mobil Sapu Angin 4 yang dibuat oleh tim dari Institut Teknologi 10 Nopember. Janson Lee Kok Wooi/Shell via AP

Tim ITS dan ITB Sabet Juara Umum

TEMPO.CO, Sepang - Tim Indonesia merajai kompetisi kendaraan hemat energi untuk kelas urban pada Shell Eco-marathon (SEM) Asia, Sepang, Malaysia 6-9 Juli 2011. Tim Mesin 4 dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) menyabet juara utama di kelas internal combustion dan Tim Cikal dari Institut Teknologi Bandung (ITB)  sebagai juara utama di Urban Gasoline Award.



Tim Mesin 4 ITS meraih juara pertama setelah mencatat jarak tempuh 150 kilometer per liter menggunakan bahan bakar biodiesel (fatty acid methyl ester/FAME). Tim ini juga menjadi pemenang Alternative Diesel Award (penghargaan bahan bakar diesel alternatif).



Sedangkan Tim Cikal ITB menyabet juara utama kategori Gasoline Award setelah mencatat jarak tempuh 117 kilometer per liter.



"Senang sekali kerja keras kami membuahkan hasil. Mudah-mudahan ITS bisa tetap mengukir prestasi dan mempertahankan tradisi juara di SEM Asia,” kata Eko Hardianto, ketua Tim Mesin ITS 4.



Selain berjaya di kelas Urban, tim Indonesia juga mendapat dua penghargaan dari empat penghargaan yang diperebutkan di kategori on-track (di luar arena sirkuit). Penghargaan ini diberikan kepada Tim Semar Proto Universitas Gajah Mada (UGM) untuk bidang technical innovation dan Tim Rakata ITB meraih Communications Award.



SEM Asia 2011 diikuti 94 tim mahasiswa dari 12 negara (Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Pakistan, Vietnam, Iran, Cina, Cina Taipei, India dan Brunei Darussalam).



Indonesia diwakili Universitas Indonesia, ITB, ITS, UGM dan Politeknik Negeri Pontianak (Polnep).

ALI NUR YASIN (SEPANG)