foto

TEMPO/Nickmatulhuda

Jaring Investor, Gita Wirjawan Ajak Lima Gubernur ke Amrik

TEMPO.CO, Washington - Badan Koordinasi Penanaman Modal menjaring investor Amerika Serikat dengan menggelar acara Marketing Investment Indonesia di Hotel Williard Intercontinental Washington, Amerika Serikat pada Jumat pekan lalu.

Kepala BKPM Gita Wrijawan mengajak lima gubernur dari Jawa Barat, Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Maluku, dan Papua dalam acara itu. “Mereka menyampaikan langsung potensi dan peluang di wilayah kerja masing-masing,” kata Gita, Ahad, 10 Juli 2011.

Gita berharap dengan diajaknya lima gubernur itu sinergi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan terutama pada persoalan investasi. “Agar investasi di dalam negeri meningkat,” ujarnya. Dipilihnya Amerika lantaran investasi negeri Abang Sam di Indonesia masuk lima besar sepanjang 2000-2010.

Investasi asal Amerika Serikat, kata Gita, mencapai US$ 3,54 miliar selama satu dekade terakhir. Ada pun investasi pada kuartal pertama tahun ini mencapai US$ 359,1 juta. “Jumlah tersebut merupakan investasi terbesar kedua,” tutur Gita.

Untuk menarik investor Gita menyampaikan posisi Indonesia dalam perekonomian global yang diklaim semakin membaik. Selain itu Gita menyampaikan rencana pengembangan ekonomi menuju target delapan besar dalam ekonomi dunia pada 2045.

Selain itu posisi Indonesia sebagai Ketua Forum negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) tak luput dari kampanye Gita pada acara Banyan Tree Forum-CSIS pada Kamis 7 Juli yang mengusung tema Lining in ASEAN Largest Economy.

Forum internasional yang berkedudukan di Washington ini diisi oleh para pemimpin dari sejumlah kawasan seperti Amerika dan Asia Tenggara. Tujuannya untuk menjadikan hubungan regional dan bilateral kedua wilayah menjadi lebih baik.

Kunjungan Gita dan lima Gubernur itu akan diakhiri dengan pagelaran budaya seperti tarian, musik, dan pemeran produk Indonesia di Washington Monument Ground pada Sabtu waktu setempat, atau Ahad, 10 Juli 2011 Waktu Indonesia Barat.

Pagelaran yang mengusung tema “Celebrating Multiculturalism” ini bakal diisi oleh pertunjukan angklung terbesar yang diharapkan tercatat pada buku rekor sejagat atau Guinness Book World of Record.

AKBAR TRI KURNIAWAN