TEMPO/Fransiskus
Topik
Dikepung Asap, Warga Mulai Gunakan Masker
TEMPO.CO, Palangkaraya - Kabut asap yang terjadi hampir sepekan di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, mulai berdampak terhadap masyarakat. Saat ini, warga, terutama pada pagi hari antara pukul 05.30 hingga 06.30 WIB, harus menggunakan masker penutup hidung apabila beraktivitas di luar rumah karena pekatnya kabut asap.
Dari pantauan Tempo pagi tadi, warga di Kota Palangkaraya tampak menggunakan masker penutup hidung (masker), terutama yang menggunakan kendaraan roda dua. Kondisi ini dikarenakan tebalnya asap di jalan.
Dirjo, seorang penjual sayur-mayur, mengungkapkan bahwa saat ini untuk pergi ke pasar saja, dia terpaksa harus menggunakan masker penutup hidung karena asap mengganggu pernapasan. “Sudah hampir dua hari ini saat naik sepeda motor saya terpaksa memakai masker karena pekatnya kabut asap," ujarnya, Minggu, 10 Juli 2011.
Sementara itu, sejumlah kebakaran hutan dan lahan tampak masih terjadi di seputaran Kota Palangkaraya. Kemarin sore, kebakaran terjadi di lahan pinggir Jalan Yos Sudarso ujung yang berdekatan dengan kampus Universitas Palangkaraya. Untuk memadamkan api yang menjalar cukup luas tersebut, beberapa warga melakukan pemadaman dengan menggunakan mesin penyemprot air. Padahal sebelumnya, Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang sudah menginstruksikan kepada bupati se-Kalimantan Tengah agar mengawasi terjadinya kebakaran dan pembukaan lahan dengan cara membakar.
KARANA WW





