foto

Lotte Mart. TEMPO/Gunawan Wicaksono

Persaingan Ketat, Bisnis Ritel Akan Tumbuh 15 Persen  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Harian Asosisi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Tutum Rahanta, mengatakan industri ritel di Indonesia diperkirakan tumbuh 15 persen setiap tahunnya. "Peningkatan persaingan di industri ritel atau masuknya pemain baru merupakan hal yang wajar," ujar Tutum di Jakarta, Selasa, 12 Juli 2011.

Pernyataan Tutum tersebut menanggapi rencana pembukaan Lotte Department Store di Indonesia akhir tahun depan. Lotte Department Store yang bernaung di bawah PT Lotte Shopping Plaza Indonesia ini sudah menyiapkan investasi sebesar US$ 27 juta di tahun pertama pengelolaannya.

Tutum menyatakan, dengan pembukaan Lotte Department Store di Indonesia, peta persaingan bisnis ritel semakin ketat. Namun, masyarakat semakin memiliki banyak pilihan. Karena itulah, dia menyarankan peritel lainnya menguatkan konsep marketing masing-masing untuk meraih konsumen.

"Semua peritel harus berbenah diri dan memanfaatkan potensi yang ada. Pasalnya, bisnis ini akan terus tumbuh seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi dunia," kata Tutum lagi.

Dia tak khawatir pasar akan jenuh terhadap bisnis department store. Pusat belanja, kata Tatum, masih menjadi tujuan utama masyarakat untuk berekreasi. "Kalau ke tempat-tempat rekreasi kan tidak setiap hari bisa dikunjungi. Nah, kalau pusat belanja bisa. Orang bisa belanja sambil berekreasi," ujarnya.

Sementara itu, PT Matahari Department Store mengaku tidak takut bersaing dengan kompetitor baru. Menurut Director Corporate Secretary, Corporate Communication and Legal Matahari, Miranti Hadisusilo, pihaknya selalu berusaha mendekatkan diri dengan pelanggan dan mengeluarkan produk-produk terkini yang sesuai dengan tren dan kemampuan keuangan konsumennya. "Kami selalu berupaya bagaimana pelanggan bisa balik lagi datang ke toko kami," ucap Miranti.

Bahkan, untuk mengembangkan bisnisnya, tahun ini Matahari akan membuka 10 toko baru, di antaranya di Jakarta, Sumatra, dan Kalimantan.

ROSALINA