foto

TEMPO/ Ramdani

Empat Gerai Baru Giant  

TEMPO.CO, Jakarta - PT Hero Supermarket Tbk. akan menambah empat gerai atau outlet baru Giant. Dua di antaranya akan dibuka di Bekasi dan Jonggol. Targetnya, akhir tahun ini akan ada 500 outlet dari Grup Hero sehingga jumlahnya menjadi 496 outlet dari total yang dimiliki sebelumnya.

Presiden Komisaris Hero, Ipung Kurnia, menyatakan penyebaran outlet ke seluruh Indonesia itu diarahkan ke lokasi yang tepat. “Masih banyak daerah yang belum terjamah Hero. Asal ada market-nya, kami kembangkan,” katanya, Rabu, 13 Juli 2011. Hero tetap fokus untuk konsumen menengah ke atas (premium).

Selama kuartal pertama tahun ini, Hero membukukan laba bersih sebesar Rp 55,5 miliar, meningkat 26,5 persen ketimbang periode serupa tahun lalu. Laba meningkat seiring penjualan yang naik dan serta efisiensi biaya yang dilakukan perseroan.

Khusus untuk penjualan hingga Maret lalu sudah mencapai Rp 1,96 triliun. Grup Hero kini memiliki 496 gerai dengan jumlah karyawan sebanyak 13.400 orang. Perusahaan mengoperasikan 38 gerai Giant Hipermarket, 46 gerai Hero, 76 gerai Giant Supermarket, 208 Guardian (apotik), dan 129 gerai Starmart (minimarket).

Kian ketatnya persaingan di industri retail membuat Hero tak luput dari perubahan yang berorientasi pasar saat ini. Hal tersebut, kata Direktur Pemasaran Hero, Maria Suwarno, terlihat dari lima konsep retail berbeda yang ditawarkan perusahaan.

Hero supermarket ditujukan untuk kelas menengah ke atas. Giant untuk menengah ke bawah. Guardian merupakan toko obat dan kecantikan, sedangkan Starmart minimarket yang menyasar perkantoran dan apartemen. Khusus untuk Giant ( hypermarket dan supermarket) menyumbang lebih dari separuh pendapatan Hero.

Maria optimistis dengan pertumbuhan penjualan yang ditargetkan Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia yang memprediksi kenaikan omzet penjualan tahun ini bisa mencapai 15 persen. Sebab, perusahaan sudah memperhatikan dampak penambahan empat gerai baru, pertumbuhan konsumsi, inflasi, dan kelas belanja kelas menengah yang menyumbang 57 persen.

NUR ROCHMI