foto

Peserta UKM Tari Unhas berpose bersama dengan sejumlah peserta lain di Turki. Dokpri

Penari Universitas Hasanuddin Raih Honorable Price di Pentas Dunia  

TEMPO.CO, Makassar - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Tari Universitas Hasanuddin berhasil meraih Honorable Price atau juara 4 dalam ajang 25th International Golden Caragoz Folklor Dance Competition, di Bursa, Turki. Indonesia yang diwakili Universitas Hasanuddin berhasil mengalahkan peserta dari 29 negara.

Tim Indonesia dikalahkan oleh tim dari Georgia yang menempati juara 1, Yunani juara 2 dan Rusia juara 3. Selain Indonesia, tim Romania dan Slavakia juga meraih Honorable Price atau masing-masing juara 5 dan juara 6. Pembina UKM Seni Tari Unhas, Ilham Makhmud, mengatakan pihaknya mendapatkan hadiah sebesar 1.000 Euro.

Menurut Ilham, Indonesia berhasil masuk final bersama 14 negara lainnya, yakni Bulgaria, Cina, Georgia, India, Turki, Kazakhstan, Costa Rica, Lithuania, Hungaria, Meksico, Romania, Rusia, Slovakia, dan Yunani.

Sebelumnya, tim Indonesia mengikuti babak semifinal yang dilaksanakan selama empat hari. Pada babak ini, setiap tim diwajibkan tampil tujuh kali di panggung berbeda. "Sungguh sangat mendebarkan karena setiap peserta tampil sangat prima," kata Ilham. Apalagi tim lawan adalah penari profesional kelas dunia yang sudah terbentuk sejak lama, sedangkan kami tergolong baru karena baru eksis dua tahun terakhir. Namun, kerja keras mereka selama empat bulan terakhir terbayar sudah. "Latihan berat dan disiplin yang dijalani tim selama empat bulan tak sia-sia," tambahnya.

Kompetisi diawali parade keliling pusat Kota Bursa sepanjang 10 kilometer. Saat parade, peserta menggunakan busana tradisionalnya masing-masing. Selain parade, para peserta juga mempertontongkan atraksi budaya untuk menghibur penduduk Bursa. Pada kesempatan itu, UKM Seni Tari Universitas Hasanuddin mengenakan pakaian adat Bugis, Toraja, Mandar, dan pakaian Aceh yang dikenakan oleh salah seorang mahasiswa Turki yang menjadi panitia lokal perwakilan Indonesia di sana.

IRMAWATI