REUTERS/Charles Platiau
Topik
AirAsia Tambah 5 Pesawat Tahun Depan
TEMPO.CO, Jakarta - PT Indonesia AirAsia menargetkan punya 5 pesawat pada tahun depan. Dharmadi, Presiden Direktur Indonesia AirAsia, mengatakan target ini untuk memenuhi ketentuan jumlah pesawat yang harus dimiliki ebuah maskapai penerbangan.
Menurut ketentuan itu, kata Dharmadi, sampai 12 Januari 2012 maskapai panerbangan harus memiliki sedikitnya 5 unit pesawat dan menguasai sedikitnya 5 unit pesawat. Saat ini, Indonesia AirAsia telah mengoperasikan 20 unit. Mengenai status kepemilikan pesawat, Dharmadi mengatakan telah memberikannya kepada otoritas penerbangan nasional, Kementerian Perhubungan.
Dia tidak menyebutkan status pesawat AirAsia kali ini. Namun, Dharmadi menjelaskan bahwa mengenai status kepemilikan pesawat sudah termasuk dalam program pencatatan saham perdana. "Ini kan ada hubungannya dengan program IPO," katanya.
AirAsia, ujarnya, berencana mengganti 4 pesawat jenis Boeing yang saat ini masih dioperasikan dengan Airbus 320. Ini sesuai dengan komitmen AirAsia sebagai maskapai penerbangan berbiaya rendah atau low cost carrier yang harus menggunakan satu jenis pesawat.
Jumlah penumpang pada tahun ini, Dharmadi menargetkan bakal naik 12,5 persen dari realisasi tahun lalu. "Kami menargetkan naik menjadi 4,5 juta penumpang dibanding tahun lalu yang hanya 4 juta penumpang," katanya.
Meski seperti itu, dia berharap jumlah penumpang melebihi target yang telah ditentukannya. Dharmadi optimistis karena hingga hari ini jumlah penumpang AirAsia telah mencapai 2,9 juta orang atau 52 persen dari target yang telah diberikan.
"Jika jumlah penumpang pada Juli ini dapat menyamai pada Juni lalu yang mencapai 470 ribu orang, penumpang bisa naik 20 persen dari yang ditargetkan," katanya.
Pada semester satu tahun ini, ujarnya, tingkat keterisian penumpang mencapai 80 persen atau naik dari hanya 73 persen pada tahun lalu. "Pada Lebaran diperkirakan jumlah penumpang bisa naik 25-30 persen," tutur Dharmadi.
Pada masa angkutan Lebaran tahun ini pun rencananya AirAsia akan menambah frekuensi terbang ke sejumlah negara. Untuk penerbangan ke Singapura, misalnya, AirAsia akan menambah frekuensi menjadi 5 kali dari 3 kali sehari.
SUTJI DECILYA





