Perdana Menteri Mesir Sakit, Kabinet Gagal Dilantik

Perdana Menteri Mesir Sakit, Kabinet Gagal Dilantik

Essam Sharaf. AP/Jean-Paul Pelissier, Pool

TEMPO.CO, Kairo - Perdana Menteri Mesir Essam Sharaf dirawat di rumah sakit karena menderita tekanan darah tinggi. Seorang sumber di kabinet kepada kantor berita MENA, Selasa, 19 Juli 2011, mengatakan Sharaf, 59 tahun, dirawat di Rumah Sakit Dar al-Fouad, Kairo.

Juru bicaranya, Ahmed Saman, mengatakan dokter melakukan uji otak dan jantung Senin sore kemarin, namun tidak ada penjelasan detail soal kondisi Sharaf saat ini. Sebelumnya, Saman mengungkapkan perdana menteri sementara Mesir itu dilarikan ke rumah sakit setelah menderita stroke. Belakangan petugas kantor perdana menteri menyebutkan Sharaf sakit karena kelelahan dan keletihan akibat bekerja sepanjang hari.

"Kondisinya stabil," kata seorang sumber keamanan. Sharaf masuk rumah sakit saat mengikuti upacara pelantikan kabinet barunya yang dijadwalkan Senin kemarin. Karena sakit, pelantikan akhirnya ditunda hingga hari ini. Belum jelas apakah akan ada penundaan lagi. Kabinet dirombak untuk memenuhi tuntutan demonstran yang meminta pemerintah benar-benar melakukan reformasi politik dan ekonomi.

Sharaf sendiri menjadi perdana menteri sejak Maret lalu. Dia memimpin pemerintahan sementara di bawah Dewan Militer yang mengambil-alih kekuasaan setelah Presiden Husni Mubarak jatuh pertengahan Februari lalu. Demi demonstran, Sharaf merombak kabinetnya. Dia menunjuk kembali 14 dari 27 menteri sebelumnya.

REUTERS | CNN | SUNARIAH

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Musik/Film

Wajib Baca!
X