Dua karyawan memilah uang pecahan rusak dan uang tidak layak edar di loket penukaran uang Kantor Bank Indonesia (KBI) Surabaya. TEMPO/Fully Syafi
Infografis
500 Outlet Penukaran Uang Receh Dibuka BI Surabaya
TEMPO.CO, Surabaya - Menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun ini, Bank Indonesia cabang Surabaya bekerja-sama dengan 64 bank lainnya membuka sebanyak 500 outlet yang melayani penukaran uang baru pecahan kecil (receh) dan uang pecahan besar bagi masyarakat umum di Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Lamongan, Jombang, dan Bojonegoro.
"Jumlah outlet-nya lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 300 outlet," kata kata Deputi Pemimpin BI Surabaya Hamid Ponco Widodo pada wartawan, Rabu, 27 Juli 2011.
Menurut dia, jumlah outlet diperbanyak karena transaksi penukaran uang diprediksi naik dibandingkan tahun sebelumnya. "Tahun ini BI Surabaya menyiapkan Rp 4 triliun, meningkat 28,5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu," kata dia.
Adapun di empat cabang Bank Indonesia di Jawa Timur, total transaksi pada tahun ini diproyeksi mencapai Rp 7,7 triliun. Ponco mengatakan transaksi penukaran uang diprediksi naik dibandingkan tahun sebelumnya karena adanya peningkatan sektor usaha dan pertumbuhan ekonomi.
"Selain itu, tahun ini outlet-outlet juga dibuka di Badan Pengkreditan Rakyat, jadi tempat penukaran uang lebih mudah," ujar dia.
Ia mengatakan penukaran akan dibuka mulai 1 Agustus mendatang setiap Selasa, Rabu, dan Kamis pukul 09.00-11.00 WIB. Masyarakat umum yang melakukan penukaran di bank tidak akan dipungut biaya sedikipun. "Agar penukarannya merata, satu orang dibatasi menukar uang baru Rp 3,8 juta per hari," ujar dia.
Ia meminta agar masyarakat melakukan penukaran uang di outlet yang disediakan. "Kalau menukar di luar bank harus mewaspadai peredaran uang palsu menjelang Lebaran," ujar dia.
Kepala Bidang Sistem Pembayaran BI Surabaya, Josefin Tyas Emmy, menambahkan penukaran uang bisa dilakukan dengan langsung menarik uang di bank-bank umum. "Pelayanannya akan lebih cepat kalau menukar uang baru dengan cara menarik uang langsung dari rekening," jelasnya.
DINI MAWUNTYAS





